PEMERINTAH Kota Ambon menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus pemberian bonus kepada peserta Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kota Ambon yang mengikuti festival tingkat Provinsi Maluku. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah dinas Wakil Walikota Ambon di kawasan Karang Panjang, Ambon, Jumat (13/3)
Acara tersebut dihadiri Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Wakil Walikota Ambon Ely Toisutta, Sekretaris Kota Ambon, Ketua DWP Kota Ambon, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimda Kota Ambon, serta para peserta LASQI Kota Ambon.
Ketua LASQI Kota Ambon, Abbas Rumadan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena dapat berkumpul bersama Pemerintah Kota Ambon dalam momentum bulan suci Ramadan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan Wakil Walikota Ambon beserta jajaran pemerintah daerah yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada para peserta LASQI yang mengikuti festival tingkat Provinsi Maluku.
Menurut Rumadan, dukungan pemerintah berupa bonus bagi para peserta sangat berarti, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Terima kasih kepada Bapak Walikota, Ibu Wakil Walikota, dan Pemerintah Kota Ambon yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada adik-adik peserta LASQI yang telah mengikuti lomba di tingkat provinsi,” ujarnya.
Ia juga memaparkan sejumlah program yang telah dan akan dilakukan LASQI Kota Ambon, salah satunya kegiatan LASQI Go to School yang dilakukan sejak awal pekan ini.
Program tersebut telah dilaksanakan di beberapa sekolah di Kota Ambon, di antaranya SMP Negeri 2 Ambon, MTs Ambon, serta SMP Negeri 14 Ambon, dengan tujuan memperkenalkan seni budaya Islam kepada generasi muda.
Selain itu, LASQI Kota Ambon juga merencanakan pelaksanaan festival tingkat kecamatan yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang, salah satunya di Kecamatan Teluk Ambon yang rencananya digelar di Negeri Laha.
Sementara itu, Walikota Ambon Bodewin Wattimena dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada kontingen LASQI Kota Ambon yang berhasil mengharumkan nama daerah pada festival tingkat Provinsi Maluku.
Menurutnya, prestasi tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara kon-sisten oleh pengurus LASQI Kota Ambon. “Pemerintah kota bersyukur karena kontingen LASQI Kota Ambon berhasil meraih prestasi yang membanggakan, bahkan menjadi juara umum di tingkat provinsi,” kata Wattimena.
Ia menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun masyarakat, sehingga dibutuhkan peran berbagai lembaga, termasuk LASQI, dalam membina generasi muda serta melestarikan nilai-nilai budaya dan seni Islam.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Ambon memberikan bonus kepada seluruh peserta LASQI yang mengikuti festival tingkat provinsi.
Wattimena menjelaskan, setiap peserta akan menerima bonus sebesar Rp1 juta. Total penerima bonus berjumlah sekitar 83 orang yang merupakan bagian dari kontingen LASQI Kota Ambon.
“Ini bentuk apresiasi pemerintah kota kepada adik-adik yang telah mengharumkan nama Kota Ambon. Meskipun jumlahnya tidak besar, kami berharap ini dapat menjadi motivasi untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Ia berharap pembinaan yang dilakukan LASQI Kota Ambon terus ditingkatkan, sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki bakat di bidang seni islami dan mampu membawa nama baik Kota Ambon di tingkat provinsi maupun nasional.(Mg-1)