SIWALIMA.id > Berita
Pemkot Kerja Sama dengan 11 Rumah Sakit
Headline , Pemerintahan | Selasa, 16 September 2025 pukul 23:32 WIT

AMBON, Siwalimanews – Untuk memperlancar pelaksa­naan pelayanan panggilan da­rurat call center 112, Pemerintah Kota Ambon menjalin kerja sama dengan 11 rumah sakit.

Penandatanganan kerja sama itu dilakukan antara Walikota Ambon, Bodwein Wattimena dan 11 perwakilan RS yang ber­langsung di ruang Unit Layanan Administrasi (ULA) Balai Kota Ambon, Senin (15/9).

11 rumah sakit yang menan­datangani kerja sama yakni, RSUD dr M Haulussy, RS Bha­yangkara, RS Siloam, RS Bhakti Rahayu, RS Dumber Hidup, RS Memorial Otto Kwiek, RS Tk II Prof dr JA Latumeten (RST), Rumah Sakit Khusus Dae­rah, RS dr FX Soehardjo TNI AL, dan RSUP Lei­mena serta RS Al-Fatah.

Walikota Ambon Bo­dewin Wattimena da­lam sambutannya men­jelaskan, pe­nan­datanganan kerja sama ini me­rupakan ko­mit­men pemerin­tah dalam mem­berikan pelayanan bagi masyarakat dalam keadaan darurat.

“Pada HUT Kota Ambon ke-450, pemkot telah melakukan peluncu­ran Call Center 112, sehinga untuk mendukung hal itu khususnya dalam bidang kesehatan, maka kita melakukan kerjasama dengan rumah sakit yang ada di Kota Ambon,” tutur walikota.

Menurut walikota, call center tidak hanya menjadi simbol se­mata, namun hal ini merupakan komitmen pemerintah kota untuk memberikan pelayanan darurat secara terkordinasi dengan selu­ruh pihak, dan ini merupakan ko­mit­men pemerintah memberi­kan pelayanan kepada masyarakat.

Oleh sebab itu, dengan adanya kerjasama ini, maka diharapkan dalam keadaan darurat, misalnya warga kota yang membutuhkan mobil ambulance, maka seluruh RS bisa menyediakan armada mereka untuk menjemput masyarakat dibawa ke rumah sakit.

“Untuk pelayanan kesehatan, pemkot perlu minta dukungan dari rumah sakit di Kota Ambon, sehingga misalnya dalam keadaan darurat, rumah sakit dapat menyediakan mobil ambulance untuk menjemput korban atau masyarakat yang membutuhkan perawatan medis untuk selanjutnya dibawah ke rumah sakit,” jelas walikota.

Walkota mengaku, sebelumnya juga pemkot telah melakukan hal serupa dengan kepolisian, TNI, BMKG, Badan SAR Nasional dan pihak-pihak terkait lainnya, untuk merealisasikan pelaksanaan call center 112. (S-29)

BERITA TERKAIT