SIWALIMA.id > Berita
Pemprov Minta Operasional Kopdes Marah Putih Diawasi
Online | Selasa, 21 Oktober 2025 pukul 01:11 WIT

AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Provinsi Maluku minta kepada pemerintah kabupaten/kota untuk mengawasi operasional Koperasi Desa Merah Putih agar berjalan lancar.

Permintaan ini disampaikan gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Abdullah Vanath pada rapat konsolidasi koperasi desa/kelurahan merah putih tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung di Santika Hotel, Senin (20/10).

Wagub mengungkapkan, pemprov telah menindaklanjuti kebijakan pempus terkait pembentukan koperasi yang mencapai 1.235 koperasi atau 100 persen ditengah tantangan wilayah yang cukup berat.

Kerja keras pemprov tersebut, merupakan wujud implementasi Inpres Nomor 9 tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Inpres tersebut. bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan sebuah gerakan ekonomi kerakyatan yang bertujuan membangun kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dan pemerataan ekonomi, dimulai dari akar rumput yaitu desa dan kelurahan.

“Inpres ini secara spesifik mengamanatkan kepada kita di daerah untuk segera melaksanakan pembentukan kopdes merah putih, termasuk fasilitasi pendampingan, edukasi, dan pelatihan sumber daya manusia perkoperasian,” ucap wagub.

Sebagai provinsi kepulauan dengan potensi sumber daya alam yang melimpah khususnya di sektor maritim dan pertanian kata wagub, harus menjadikan kopdes merah putih sebagai kendaraan utama untuk menyejahterakan masyarakat desa.

Koperasi ini harus menjadi pusat layanan terpadu yang mampu mengoptimalkan potensi lokal, memberikan akses simpan pinjam dan mengelola logistik desa.

Pemprov, akan terus mendukung penguatan koperasi dengan kebijakan, pendampingan dan fasilitas yang mendorong peningkatan kapasitas usaha masyarakat di desa dan kelurahan.

“Pemprov akan terus memberikan perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui gerakan koperasi desa dan kelurahan karena koperasi merupakan wadah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat ekonomi lokal, serta menumbuhkan kemandirian di tingkat akar rumput,” beber wagub.

Wagub menegaskan, gerakan koperasi merah putih merupakan simbol semangat gotong royong, solidaritas, dan kemandirian ekonomi masyarakat Maluku yang berlandaskan nilai-nilai pancasila.

Oleh karena itu, pemerintah kabupaten dan kota melalui seluruh dinas koperasi dan tim satuan tugas untuk bekerja cerdas dan tuntas guna memastikan proses dan tahapan kopdes merah putih dapat berjalan lancar.

Wagub berharap, rapat konsolidasi koperasi desa dan kelurahan merah putih dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam  membangun ekonomi Maluku dari desa, oleh desa dan untuk kesejahteraan masyarakat Maluku.(S-20)

BERITA TERKAIT