SIWALIMA.id > Berita
Persiapan Tuntas, 587 JCH Maluku Siap Diberangkatkan
Online | Rabu, 29 April 2026 pukul 17:06 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua PPIH Maluku, Kasrul Selang memastikan, seluruh persiapan terkait keberangkatan 587 Jemaah Calon Haji telah tuntas dan siap diberangkatkan.

Kasrul mengungkapkan, seluruh kesiapan mulai dari administrasi jemaah proses keberangkatan telah selesai dikoordinasikan dan akan dilanjutkan dengan simulasi jelang kedatangan jemaah di Asrama Haji Antara Waiheru.

“Secara prinsip, semua berkaitan dengan keberangkatan JCH telah kita selesaikan. Untuk koper dari setiap jemaah sudah dikondisikan semua. Jadi tidak ada masalah lagi,” ucap Kasrul kepada Siwalima.id di ruang kerjanya, Rabu (29/4).

Kasrul mengungkapkan, dari 11 kabupaten/kota hanya Kabupaten MBD yang tidak ada JCH, sedangkan daerah lain ada walaupun dengan kuota yang terbatas.

Terkait dengan sebaran JCH dinominasi oleh Kota Ambon dengan jumlah JCH sebanyak 432 jemaah, disusul Kota Tual 36 jemaah, Maluku Tengah 31 jemaah, SBT 28 jemaah, SBB 23 jemaah, Buru 19 jemaah, Bursel 6 jemaah, Aru 5 jemaah, Malra 3 jemaah dan Kepulauan Tanimbar 2 jemaah.

“Untuk kuota haji ini semua ditetapkan Kementerian Haji dan Umroh, PPIH Maluku hanya memfasilitasi keberangkatan dan kepulangan dari Makassar,” ucap Kasrul.

Guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar, Kasrul mengaku, Pemprov Maluku mengalokasikan Rp7.7 miliar yang diperuntukkan untuk carter pesawat Garuda Indonesia dan operasional lainnya.

Terkait dengan uang saku, Kasrul memastikan, PPIH Maluku tidak lagi memberikan cost of living atau biaya hidup bagi jemaah, karena telah diberikan oleh PPIH pusat sebesar 1.500 rial bagi masing-masing jemaah untuk keperluan selama menunaikan ibadah haji.

“Kalau kita tidak kasih lagi biaya hidup atau uang saku, karena sudah diberikan PPIH pusat, mungkin ada kabupaten/kota,” cetus Kasrul.

Kasrul memastikan, proses keberangkatan JCH akan dimulai 7 Mei mendatang, dimana 587 JCH asal Maluku akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter) yakni kloter 24 sebanyak 394 JCH dan kloter 26 sebanyak 194 JCH.

Kloter 24 dan 26 akan berangkat dari Makasar ke Mekah pada 8 Mei dengan waktu yang berbeda sesuai pengaturan PPIH, maskapai dan juga petugas haji di Bandara Makassar.

Kasrul mengaku, untuk pelaksanaan ibadah haji 2026 akan berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab Pemerintah Arab Saudi menerapkan Makkah Route atau rute Makkah yang memungkinkan JCH menyelesaikan seluruh prosedur keimigrasian, termasuk pemeriksaan paspor dan kesehatan, di bandara keberangkatan asal.

Terkait pemeriksaan kesehatan, Kasrul mengingatkan, petugas haji kabupaten/kota agar memperhatikan minimal ada tiga vaksin yang harus dipenuhi, yakni vaksin meningitis meningokokus, vaksin polio (IPV) dan vaksin covid-19.

“Kami berharap pendamping secara maksimal mendampingi JCH termasuk memastikan barang bawaan sesuai aturan penerbangan. Prinsipnya kita akan memberikan kenyamanan bagi JCH ditengah efisiensi anggaran,” harap Kasrul.(S-20)

BERITA TERKAIT