SIWALIMA.id > Berita
Profesor Matheus Souisa Jabat Ketua Komwil HAGI Maluku
Online | Sabtu, 19 Juli 2025 pukul 23:14 WIT

AMBON, Siwalimanews – Profesor Matheus Souisa resmi memimpin Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Komisaris Wilayah Maluku, setelah dilantik oleh Presiden HAGI Dedi Djusman di di Gedung Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi, Unpatti Ambon, Jumat (18/7).

Pelantikan ini, menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru HAGI di wilayah timur Indonesia, yang diharapkan menjadi penggerak utama pengembangan ilmu kebumian di kawasan timur Indonesia.

Presiden HAGI Dedi Djusman pada pelantikan itu mengatakan, HAGI kini telah memiliki struktur di seluruh Indonesia, termasuk 26 kementerian yang turut berjejaring dalam kegiatan keprofesian geofisika.

Untuk itu, eksistensi pengurus wilayah, seperti HAGI Maluku sangatlah penting dalam membentuk simpul-simpul keilmuan di daerah yang rawan bencana, namun kaya sumber daya alam.

“Maluku ini sangat strategis, karena berada di jalur cincin api dan pertemuan tiga lempeng besar dunia. Selain tantangan bencana, wilayah ini juga menyimpan potensi besar sumber daya mineral dan energi,” ujar Djusman.

Djusman yang juga praktisi di Pertamina Regional Timur ini mengaku, ke depan HAGI akan menggagas pembentukan asosiasi profesi ahli energi dan sumber daya mineral. Rencana ini, telah mendapatkan dukungan dari Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM.

“Kami akan sampaikan gagasan ini kepada Menteri ESDM agar asosiasi-asosiasi profesi seperti HAGI bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan teknologi dan kebijakan energi ke depan,” ucap Djusman.

Ditempat yang sama Ketua HAGI Komwil Maluku yang baru dilantik Matheus Souisa, menyoroti pentingnya peran geofisika dalam memahami dan memitigasi potensi kebencanaan di Maluku, sebab dibalik tantangan geologis yang dihadapi, terdapat potensi besar dalam bentuk mineral laut dan kekayaan geologi lainnya.

“Eksplorasi laut sudah kami mulai, termasuk identifikasi longsor bawah laut di bagian utara Pulau Ambon. Ini adalah langkah awal untuk memahami dinamika geologi wilayah ini, yang nantinya dapat membuka peluang kerja bagi lulusan-lulusan perguruan tinggi di Maluku,” ujar Souisa.

Penguatan kapasitas lokal melalui pendidikan, riset, dan pemanfaatan sumber daya kebumian kata Souisa, menjadi kunci dalam mengatasi persoalan kemiskinan dan keterbatasan lapangan kerja di Maluku.

HAGI sebagai organisasi profesi geofisika, terus memperluas jaringan keilmuan dan profesionalisme anggotanya.

“Dengan pelantikan pengurus Komwil Maluku ini, HAGI berharap mampu menjadikan Ambon, khususnya Universitas Pattimura, sebagai pusat pengembangan ilmu kebumian di kawasan timur Indonesia,” ucap Souisa.(S-25)

BERITA TERKAIT