AMBON, Siwalimanews – Menjelang HUT ke-79 Bhayangkara, Polda Maluku menggelar bakti kesehatan, berupa pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu yang dipusatkan di Gedung Plaza Presisi Manise, Mapolda Maluku, Senin (16/6).
Pengobatan gratis yang semula ditargetkan untuk 500 peserta, justru menarik antusiasme tinggi dari masyarakat, dengan total 2.140 warga yang hadir untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis.
“Target kami itu 500 orang, namun yang ikut pengobatan gratis melebihi yaitu 2.140 orang,” tulis Kapolda Maluku Irjen Eddy Sumitro Tambunan dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Selasa (17/6).
Pelayanan kesehatan yang diberikan jelas kapolda, meliputi pengobatan umum, pemeriksaan spesialis penyakit dalam, Telinga Hidung Tenggorokan (THT), gigi, laboratorium sederhana, hingga pelayanan Keluarga Berencana (KB).
Rinciannya, 1.089 warga menjalani pengobatan umum, 266 pemeriksaan penyakit dalam, 115 pemeriksaan THT, 270 pemeriksaan gigi, 400 pemeriksaan laboratorium, dan 50 mengikuti pelayanan KB.
“Sebanyak 91 tenaga medis dikerahkan dalam kegiatan ini, yang terdiri dari personel Biddokkes Polda Maluku, Brimobda, RS Bhayangkara serta tenaga dokter mitra dan petugas dari BKKBN,” urai kapolda.
Kegiatan ini lanjut kapolda, merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama dalam aspek pelayanan kesehatan.
“Kegiatan pengobatan gratis yang dilaksanakan ini, bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu. Kami berharap masyarakat bisa lebih dekat dengan institusi Polri, khususnya Polda Maluku,” harap kapolda.
Pada kesempatan yang sama juga jelas kapolda, digelar kegiatan donor darah dan berhasil melibatkan 230 pendonor.
“Donor darah ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap tahun menjelang HUT Bhayangkara. Tujuannya untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di masyarakat, khususnya di Maluku,” tulis kapolda.
Aksi kemanusiaan tersebut, tambah kapolda, merupakan hasil kerja sama antara Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku dan PMI Unit Transfusi Darah Kota Ambon dan dari target awal sebanyak 100 pendonor, antusiasme peserta melampaui ekspektasi.
“Sebanyak 230 orang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, yang terdiri dari personel kepolisian, Bhayangkari, dan masyarakat umum. Kita bersyukur atas partisipasi yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa semangat solidaritas dan kepedulian masih sangat tinggi di lingkungan Polda Maluku,” tulis kapolda dalam rilis tersebut.
Kapolda berharap, setetes darah yang disumbangkan dari kegiatan ini dapat membawa manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan. Untuk itu, bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darah untuk dapat berkoordinasi langsung dengan PMI Ambon.
“Semoga kegiatan kemanusiaan seperti ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat,” harap kapolda.(S-25)