HINGGA kini Pemerintah KabuÂpaten Maluku Barat Daya belum menerima hasil pengujian sampel dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) oleh pihak Balai PengÂawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon.
Penjabat Sementara Sekertaris Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya, Daud Reimialy, yang dihubuÂngi Siwalima, Sabtu (4/10) mengaÂkui Pemerintah Daerah belum menerima hasil.
âBelum ada informasi, mungkin masih di Kodim karena Pemda belum terima,â singkat Reimialy.
Namun menurut Kepala BPOM Ambon, Tamran Ismail, saat melakuÂkan pertemuan bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, di ruang rapat Gubernur, Kamis (2/10),
Tamran Ismail mengakui pihaknya sudah melakukan pengujian sampel baik sampel KLB, sampai rutin penerima manfaat di sekolah sesuÂdah kasus KLB yang terjadi di Ambon dan Tual.
âUntuk hasil uji sampel KLB di Tual, Ambon dan MBD telah selesai dilakukan dan diserahkan ke yang berwenang, tapi kita tidak berweÂnang untuk mengungkap hasilnya seperti apa,â jelas Tamran.
Sebelumnya diberitakan, belum lama ini kasus dugaan keracunan MBG terjadi di SMP Negeri 1 Tepa Kabupaten MBD, dimana puluhan siswa diduga mengalami keracunan akibat mengkonsumsi MBG. (S-28)