AMBON, Siwalima.id - Pemerintah memastikan segera membangun Sekolah Rakyat Provinsi Maluku di kawasan Halong Atas, Kota Ambon.
Selain milik pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya dan Pemkab Maluku Tengah juga akan membangun Sekolah Rakyat.
Asisten Pemerintah dan Kesra Setda Maluku, Faradila Atamimi kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/4) mengaku proses groundbreaking segera dilakukan di tiga lokasi.
“Sekolah Rakyat di Maluku Tengah yang berlokasi di Desa Souhoku, MBD berlokasi di Desa Klis–Syota dan Provinsi Maluku berlokasi di Halong Atas,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, keuntungan bagi Maluku dalam kaitan dengan realisasi Sekolah Rakyat yakni karena telah berdiri sekolah rakyat rintisan yang berlokasi di Hiti-Hiti Hala-Hala sehingga mendapatkan perhatian khusus pemerintah pusat.
“Permasalahan yang kita hadapi dan semua provinsi itu terkait dengan efisiensi anggaran yang berdampak pada penataan lahan 8 hektar di Halong Atas untuk menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat,” ungkap Faradila.
Pemprov katanya saat ini sedang berkoordinasi dengan Kementerian Sosial berkaitan anggaran untuk penataan lahan seluas 3.3 hektar dari total 8 hektar yang disediakan pemprov.
Menurutnya Dinas Sosial sementara berkoordinasi dengan UPT Kementerian PUPR di Maluku agar segera turun ke lokasi untuk melaksanakan pemetaan lahan yang diperuntukkan untuk pembangunan. “Soal teknis sementara dikoordinasikan dan groundbreaking akan dilakukan pada pertengahan bulan September untuk SR di MBD, Maluku Tengah dan provinsi di Halong Atas,” jelasnya.
Terkait siswa, saat ini memang belum ada penerimaan murid baru untuk sekolah rakyat, tetapi akan diusahakan dalam waktu dekat sudah ada penerimaan.
“Kita sudah berkoordinasi dengan BPS karena penerimaan murid baru tidak terbuka seperti biasa, tetapi benar-benar BPS yang akan menentukan calon siswa-siswi yang masuk dalam desil 1-5 yang akan didaftarkan di sekolah tersebut,” tandasnya.(S-20)