AMBON, Siwalima.id - Sebanyak 44 penumpang KM Putra Crrish berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat, setelah kapal yang mereka tumpangi kandas di sekitar Perairan Benjina, Kabupaten Aru, Rabu (15/4).
Informasi kejadian yang menimpa kapal naas ini, diterima Kantor SAR Ambon sekitar pukul 09.40 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan langsung bergerak menggunakan RIB USS Dobo pada pukul 10.00 WIT menuju lokasi kejadian yang berjarak kurang lebih 34 nautical mile dari Dobo, dengan arah 162 derajat ke selatan.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan, setibanya di lokasi pada pukul 11.58 WIT, tim segera melakukan proses evakuasi terhadap seluruh penumpang secara bertahap.
“Sebanyak 30 penumpang pertama yang terdiri dari balita, anak-anak, dan orang dewasa dievakuasi lebih dahulu menggunakan RIB dan dibawa menuju Pelabuhan Dobo,” tulis Arafah dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Kamis (16/4).
Proses evakuasi kemudian dilanjutkan pada sore hari. Sekitar pukul 16.27 WIT, Tim SAR kembali mengevakuasi 14 penumpang lainnya dan membawa mereka ke Pelabuhan Dobo untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Arafah menambahkan, KM Putra Crrish diketahui berlayar dari Pulau Longgar Apara menuju Kota Dobo dengan membawa total 44 penumpang. Namun, saat tiba di sekitar Perairan Pulau Benjina pada pukul 08.20 WIT, kapal mengalami kandas dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
“Alhamdulillah, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan saat ini telah kembali bersama keluarga di Dobo,” ujarnya.
Operasi SAR ini lanjut Arafah, melibatkan berbagai unsur, diantaranya Basarnas, Polairud, BPBD Dobo, serta dukungan masyarakat setempat. Dalam proses evakuasi, tim menggunakan sejumlah alat utama dan peralatan SAR seperti RIB USS Dobo dan longboat milik warga.
Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah berawan, dengan angin bertiup dari tenggara ke timur dengan kecepatan 18 knots dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.(S-10)