WALIKOTA Ambon Bodewin Wattimena menghadiri sekaligus memimpin langsung kegiatan “Bersih-Bersih Kota” yang dirangkaikan dengan peluncuran kaos BAMAG Peduli Kota Ambon, yang berlangsung di Lapangan Pattimura Park, Sabtu (11/4).
Dalam arahannya, Walikota menegaskan, kolaborasi bersama Badan Musyawarah Antar Gereja melalui peluncuran atribut “BAMAG Peduli” menjadi simbol komitmen kolektif dalam menjaga estetika dan kebersihan Ambon.
Menurutnya, Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi terhadap inisiatif lembaga keagamaan yang hadir sebagai mitra strategis dalam upaya pelestarian lingkungan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi seluruh lapisan masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan dan keasrian lingkungan.
“Mari satukan langkah, wujudkan Ambon yang bersih, asri, dan nyaman bagi kita semua,” ajaknya.
Lebih lanjut, Wattimena mengungkapkan, kapasitas pengelolaan sampah di Kota Ambon terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Pemerintah kota, kata dia, terus berupaya melakukan pembenahan, mulai dari penambahan armada pengangkut sampah hingga perbaikan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), meskipun masih menghadapi keterbatasan anggaran. “Masalah anggaran tidak menjadi penghalang. Yang penting pemerintah sudah menetapkan pengelolaan sampah sebagai prioritas dalam lima tahun kepemimpinan saya bersama Ibu Ely Toisutta,” ujarnya.
Ia juga menekankan, upaya pemerintah tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada edukasi kepada masyarakat. Kesadaran publik, lanjutnya, mulai menunjukkan perubahan positif, termasuk dari respons di media sosial yang kini lebih menekankan pentingnya partisipasi masyarakat.
“Masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Jika kita bisa bersama-sama menjaga kebersihan dan disiplin membuang sampah pada tempat dan waktunya, maka saya yakin persoalan sampah dapat dikelola dengan baik,” tandasnya.(Mg-1)