SIWALIMA.id > Berita
Wanita Islam Maluku Gelar Buka Puasa Bersama
Online | Rabu, 18 Maret 2026 pukul 14:56 WIT

AMBON, Siwalima.id - Untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial, maka Wanita Islam Maluku melaksanakan buka puasa bersama yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada para janda, kaum duafa, serta anak yatim.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor TP PKK Provinsi Maluku ini dihadiri oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Ketua TP PKK Maluku, Ny Maya Baby Lewerissa, Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Ambon, serta berbagai tokoh masyarakat dan organisasi perempuan, Selasa (17/3).Sore 

Ketua Umum Wanita Islam Maluku, Irma Betaubun pada kesempatan itu mengatakan, Ramadhan menjadi momen penting untuk meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan empati terhadap sesama.

“Melalui tema Ramadhan menguatkan silaturahmi dan kepedulian sosial, kami ingin mengajak semua pihak untuk terus mempererat kebersamaan dan berbagi dengan mereka yang membutuhkannya,” ucap Irma.

Pada kesempatan ini juga kata Irma, bantuan disalurkan langsung kepada para janda, kaum duafa, dan anak yatim sebagai bentuk nyata kepedulian sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan, sekaligus harapan bagi para penerima manfaat.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada gubernur dan Ketua TP PKK Maluku atas dukungan serta kehadiran dalam kegiatan tersebut. 

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkap Irma.

Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga kedamaian, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan yang mengajarkan umat untuk memperkuat iman serta kepedulian terhadap sesama.

“Melalui kegiatan ini kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menumbuhkan empati dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi peran organisasi perempuan, khususnya Wanita Islam dan TP PKK, dalam memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di masyarakat.

Ramadhan memiliki tiga fase penting, yakni 10 hari pertama sebagai fase rahmat, 10 hari kedua fase ampunan, dan 10 hari terakhir sebagai pembebasan dari api neraka. Untuk itu, diharapkan nilai-nilai kebaikan yang terbangun selama Ramadhan dapat terus dijaga sepanjang tahun.

“Sebagai kepala daerah, tidak ada kebahagiaan selain melihat masyarakat hidup rukun, aman, dan damai. Semangat persaudaraan di bulan Ramadhan ini harus terus kita jaga di bulan-bulan berikutnya,” ajak gubernur.

Gubenrur juga mengajak masyarakat untuk menghindari konflik, perpecahan, serta kebiasaan negatif dan menggantinya dengan sikap saling menghargai, peduli, serta membangun kebersamaan.(Mg-1)

BERITA TERKAIT