SIWALIMA.id > Berita
KKJTJ tak Kunjung Lakukan Uji Beban Jembatan Dian Pulau-Tetoat
Daerah , Headline | Rabu, 19 November 2025 pukul 14:30 WIT

AMBON, Siwalima.id - Komite Keselamatan Jembatan dan Tero­wongan Jalan (KKJTJ) hingga saat ini, tak kun­jung lakukan uji beban Jembatan Dian Pulau-Tetoat di Kabupaten Maluku Tenggara.

Padahal, sejak awal pihak Dinas PUPR Ma­luku mengaku, pe­ngujian beban jem­batan ini oleh KKJTJ akan dilakukan di awal bulan November, setelah selesai di­lakukan pengaspalan jalan. Sayangnya hingga saat ini uji beban jembatan tersebut tak kunjung dilakukan.

Sementara untuk pekerjaan ma­yor jembatan yang menelan angga­ran Rp2.75 miliar, berupa pengas­palan telah selesai dilaku­kan oleh kontraktor di bulan Oktober kemarin.

Belum dilakukannya pengujian beban jembatan ini oleh KKJTJ dibenarkan Plt Kepala Dinas PUPR Maluku, Hengky Tamtelahitu.

Tamtelahitu kepada Siwalima Selasa (18/11) mengungkapkan, sampai dengan saat ini Dinas PUPR terus melakukan koordinasi dengan vendor yang ditentukan oleh KKJTJ untuk turun melakukan pengujian jembatan tersebut.

“Memang vendor belum turun, tapi kita terus melakukan perte­muan dengan vendor dan KKJTJ untuk persiapan pengujian beban jembatan Dian Pulau-Tetoat ini,” ucap Tamtelahitu.

Tamtelahitu mengaku, berdasar­kan kesepakatan antara vendor dan Dinas PUPR Maluku, me­mang telah direncanakan pengujian beban jembatan akan dilakukan pada 21 November nanti, namun harus disesuaikan dengan kondisi saat itu.

Kendati begitu, pihaknya telah meminta agar pengujian beban jembatan segera dilakukan, guna penyelesaian jembatan yang telah dibangun selama belasan tahun itu.

“Kita berharap ditanggal 21 November ini sudah dilakukan uji beban, agar jembatan itu dapat kita fungsikan untuk kepentingan umum,” kata Tamtelahitu.

Tamtelahitu memastikan, selu­ruh pekerjaan jembatan, baik item mayor maupun minor akan ram­pung se­suai dengan kontrak yang telah dise­pakati pada akhir Desember nanti.

Tunggu Uji Beban

Sebelumnya diberitakan, penye­lesaian pekerjaan proyek Jemba­tan Dian Pulau-Tetoat di Kabupaten Maluku Tenggara, saat ini masih menunggu pengujian beban oleh Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PU Maluku Mira Ohoitimur men­jelaskan, proyek lanjutan jem­batan ini, khususnya pekerjaan ma­yor terdiri dari dua jenis, yakni pe­ngaspalan dan uji beban oleh KKJTJ.

Untuk pekerjaan pengaspalan, telah tuntas dikerjakan oleh kon­traktor sesuai dengan target wak­tunya, bahkan sedang dilakukan uji terhadap aspal yang digunakan pada laboratorium di Passo. 

Saat ini, pekerjaan jembatan itu akan memasuki tahapan pengu­jian beban yang akan dilakukan oleh vendor guna memastikan kelayakan jembatan tersebut.

“Uji beban ini merupakan salah satu syarat jembatan ini dapat di­nyatakan layak fungsi atau tidak. Kita sudah punya vendor berda­sarkan re­komendasi KKJTJ dan akan dite­tap­kan waktu pelaksa­naan uji beban,” ungkap Mira kepada Siwalima di ruang kerjanya, Kamis (9/10).

Menurut Mira, vendor diberikan waktu selama satu bulan, terhitung Oktober hingga November guna melakukan persiapan uji beban, sehingga hasil uji beban akan di­gunakan sebagai dasar justifikasi kelayakan jembatan.

Ditanya terkait target waktu pe­nyelesaian, Mira memastikan, se­suai kontrak maka pekerjaan jem­batan Dian Pulau-Tetoat wajib tuntas pada 31 Desember men­datang, namun jika pekerjaan berjalan dengan lancar, maka bisa saja awal Desember pekerjaan telah tuntas.

“Target setelah uji beban jem­batan sudah bisa mencapai 100 persen dan mungkin awal tahun sudah bisa diresmikan oleh pak gubernur,” ucap Mira.

Mira menambahkan, selain pe­kerjaan mayor, saat ini pekerjaan minor seperti pencetakan rangka jembatan dan trotoar terus dilakukan dan ditargetkan dalam waktu dekat telah selesai dikerjakan. (S-20)

BERITA TERKAIT