SIWALIMA.id > Berita
Merah Putih akan Berkibar di Puncak Tatanggo
Online | Jumat, 15 Agustus 2025 pukul 22:46 WIT

NAMLEA, Siwalimanews – Wujud dari Refleksi Kemerdekaan RI ke-80, Keluarga Keturunan Tionghoa (IKKT) Kabupaten Buru akan mengibarkan bendera merah putih di puncak  Gunung Tatanggo, Desa Namlea, Kecamatan Namlea.

“Pada tahun 2025 akan dikibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Tatanggo,” jelas Ketua IKKT Buru, Je Ibrahim Tan di sela-sela persiapan pembersihan lokasi kegiatan, Rabu (13/7).

Ia mengaku selain pengibaran bendera merah putih juga dilakukan sejumlah kegiatan seperti teatrikal, musikalisasi puisi dan tarian yang bernafaskan kemerdekaan.

“Tidak hanya itu, kami juga meng­gelar pasar murah yang merupakan kerjasama dengan gerai modern Al­famidi dan Indomaret,” ungkapnya.

Pasar murah katanya, akan menyediakan kebutuhan sehari hari dan terbuka untuk umum.

Ditambahkan, kalau refleksi kemerdekaan yang dilaksanakan oleh IKKT Buru bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme, cinta tanah air dan menjunjung tinggi nilai-nilai Kebhinekaan.

Selain itu juga sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang Kemerdekaan Indonesia, khususnya pada pejuang yang ikut merebut dan mempertahankan kemerdekaan di tanah Buru.

Gelar Bazar Murah

Ikatan keluarga keturunan Tiong­hoa (IKKT) juga menggelar bazar murah untuk umum.

Kegiatan itu juga bagian dari HUT ke-80 RI itu akan terpusat Desa Namlea, pada hari Minggu atau bertepatan tanggal 17 Agustus, mulai pukul 07.00- 17.00 WIT.

“Kami termotivasi menggelar kegiatan bazar murah dengan meng­gandeng Alfamidi dan Indomaret guna membantu warga masyarakat mendapatkan komoditi dibawah harga pasar,” jelas Ketua IKKT Buru, Je Ibrahim Tan di Namlea, Kamis (14/7).

Menurutnya, pasar murah ini juga bagian komitmen pihaknya mendu­kung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahte­raan masyarakat melalui akses terhadap pangan yang murah dan berkualitas.

“Produk-produk yang akan ter­sedia mencakup gula, minyak go­reng, tepung, serta berbagai produk pangan lainnya, dengan harga di bawah dari Harga Eceran Tertinggi,” jelasnya.

Khusus beras tidak dijual di bazar murah karena stok ketersediaan di dua gerai ini lagi kosong.

Untuk itu ia berharap agar program ini dapat pemenuhan kebutu­han pokok. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendekatkan kebu­tuhan pokok kepada masyarakat. Untuk itu, warga yang hendak memenuhi kebutuhan belanja rumah tangga, dihimbau dapat mendatangi bazar pada 17 Agustus nanti. (S-15)

BERITA TERKAIT