AMBON, Siwalima.id - PLN ULP Namlea, terus mengintensifkan upaya pemulihan gangguan kelistrikan yang terjadi di wilayah Kabupaten Buru, akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Maluku, Sabtu (17/5).
Gangguan pertama terjadi sekitar pukul 00.00 WIT, akibat putusnya kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang dipicu sambaran petir di wilayah pilar.
Setelah menerima laporan gangguan, tim teknis PLN ULP Namlea langsung melakukan penanganan dan penyambungan kembali kabel jaringan pada malam hari.
“Berkat upaya tersebut, pasokan listrik berhasil dipulihkan secara bertahap sehingga masyarakat kembali dapat menikmati layanan listrik,” tulis Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIW Maluku Malut M Syaiful Ali dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Jumat (22/5).
Walaupun demikian kata Ali, gangguan kembali terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 19.45 WIT, kali ini dikarenakan kabel jaringan putus karena tertimpa pohon tumbang di Desa Wairei.
Petugas PLN kembali diterjunkan untuk melakukan penormalan sistem dan mempercepat pemulihan pasokan listrik kepada pelanggan terdampak. PLN akan terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik di tengah tantangan kondisi geografis dan cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kabupaten Buru.
“Petugas PLN di lapangan terus bersiaga selama 24 jam, untuk memastikan setiap gangguan dapat ditangani secara optimal. Kami pahami kebutuhan listrik masyarakat sangat penting, sehingga PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik, sekaligus meminimalkan durasi gangguan yang terjadi,” janji Ali.
Selain itu kata Ali, PLN juga terus melakukan langkah-langkah mitigasi, guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kabupaten Buru, salah satunya melalui penggantian jaringan SUTM 20 kV dari kabel telanjang menjadi kabel berbungkus pada jalur GI Lala hingga Desa Waiperang.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif PLN untuk mengurangi potensi gangguan akibat cuaca maupun sentuhan vegetasi di sekitar jaringan. Selain itu, kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait pemangkasan pohon yang berada dekat jaringan listrik demi menjaga keselamatan dan keandalan pasokan listrik,” jelas Ali.
Ia mengaku, tantangan dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Kabupaten Buru, dipengaruhi oleh kondisi cuaca ekstrem, medan jalan yang cukup berat, khususnya pada jalur percabangan Danau Rana, serta masih terdapatnya pohon produktif yang berada dekat dengan jaringan SUTM 20 kV.
Meski demikian, PLN menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan melalui peningkatan keandalan jaringan, optimalisasi pemeliharaan sistem, serta percepatan penanganan gangguan demi menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.(S-08)