AMBON, Siwalimanews – Posyandu selama ini lebih dikenal sekadar tempat menimbang bayi padahal menjadi pusat pemberdayaan masyarakat desa agar generasi Maluku ke depan lebih tangguh.
âKe depan posyandu harus memegang peranan penting dan menjadi agen perubahan di desa dan kelurahan yang tidak hanya menjaga kesehatan, tapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,â kata Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa dalam rilisnya yang diterima Siwalima, Selasa (23/9).
Ia mengaku posyandu di Maluku bakal melakukan transformasi layanan kepada masyarakat. Karena posyandu merupakan salah satu program yang tidak boleh disepelekan.
Di Maluku sendiri posyandu yang tersebar di 11 kabupaten kota sebanyak 2.261 unit dan didukung dengan 8.416 kader.
Saat ini juga tim pembina posÂ-yandu juga yang telah terbentuk di 11 kabupaten kota akan menjadi modal bagi transformasi posyandu. Lanjutnya posyandu harus menjadi pilar pembangunan desa menuju Indonesia Emas 2045.
âSaya ingin kader-kader terus diberdayakan agar mampu melaksanakan tugas sesuai standar pelayanan minimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,â harapnya.(S-20)