AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Kota Ambon terus melakukan penyaluran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) kepada desa-desa di wilayahnya guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di tingkat desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Masyarakat Desa (DP3AMD) Kota Ambon, Meggy Lekatompessy, mengatakan penyaluran ADD berada dibawah kewenangan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon.
“Untuk ADD memang sebaiknya dikonfirmasi ke BPKAD karena penyalurannya melalui BPKAD. Namun informasi terakhir yang saya terima, penyaluran sudah dilakukan hingga bulan April,” kata Lekatompessy, kepada Siwalima melalui telepon seluler, Rabu (24/6).
Terkait penyaluran Dana Desa (DD), pihaknya masih melakukan pengecekan data terbaru sebelum menyampaikan informasi secara rinci kepada publik.
Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Ambon, Jopie Silanno, menjelaskan, hingga 22 Juni 2026, alokasi anggaran ADD yang tersedia mencapai Rp10,2 miliar.
Dari jumlah tersebut, realisasi penyaluran telah mencapai Rp5,5 miliar, sehingga tersisa sekitar Rp 4,7 miliar yang belum disalurkan.
Namun, berdasarkan perkembangan terbaru per 24 Juni 2026, sisa dana yang belum dicairkan diperkirakan hanya berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta.
“Data yang kami miliki hingga 22 Juni menunjukkan sisa sekitar Rp 4,7 miliar. Tetapi sampai 24 Juni, realisasi terus berjalan sehingga sisa anggaran tinggal sekitar Rp200 juta sampai Rp300 juta dari total Rp10,2 miliar,” jelas Silanno kepada Siwalima, di Balai Kota Ambon, Rabu (24/6).
Ia menegaskan, pengelolaan dan penyaluran ADD berada di bawah tanggung jawab BPKAD, sedangkan Dana Desa menjadi kewenangan DP3AMD Kota Ambon.
Pemerintah Kota Ambon berharap percepatan penyaluran DD dan ADD dapat mendukung pelaksanaan program pembangunan desa, pelayanan kepada masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi di seluruh desa yang ada di Kota Ambon.(S-30)