SIWALIMA.id > Berita
Teror Oli Bekas di Dobo Diselidiki
Hukum | Selasa, 24 Maret 2026 pukul 14:00 WIT

DOBO, Siwalima.id - Pihak Polres Kepulauan Aru saat ini menyelidiki motif dan pelaku teror penyiraman oli bekas di sejumlah titik tikungan ruas jalan dalam Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. 

Aksi ini mengakibatkan sejumlah pengendara kendaraan khususnya roda dua mengalami kecelakaan tunggal akibat jalan licin saat belokan.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar di media sosial tampak dua orang tidak dikenal dengan mengendarai motor melakukan penyiraman oli dibeberapa tikungan ruas jalan utama dalam Kota Dobo sekitar pukul 03.00 Wit, Minggu (22/3).

Kapolres Kepulauan Aru, AKBP. Albert Perwira Sihite ketika dikonfirmasi, Senin (23/3) melalui pesan WhatsApp, mengakui proses tetap ditindaklanjuti.

“Saya sudah perintahkan Kasat Reskrim untuk tindak lanjuti dengan mengecek semua CCTV yang ada di seputaran TKP untuk mengecek kendaraan roda dua yang di pakai oleh pelaku,” ungkapnya.

Selain itu, Kapolres juga perintahkan Kasi Humas untuk membuat himbauan agar masyarakat berhati-hati dalam berkenderaan.

Untuk diketahui, aksi teror oli bekas ini memakan sejumlah korban laka tunggal seperti yang dialami salah satu keluarga yang hendak menghabiskan waktu liburan lebaran.

Dari berbagai video yang beredar di media sosial, satu keluarga ini hendak menuju tempat wisata di Kawasan Belakang Wamar.

Namun, ketika melintasi ruas jalan utama dan hendak belokan di tikungan langsung jatuh akibat jalan licin yang mengakibatkan satu keluarga ini mengalami luka-luka.

Bukan saja satu keluarga tersebut, ada sejumlah pengendara lainnya yang harus menerima nasib yang sama seperti keluarga tersebut.

Dengan kesadaran bersama, warga masyarakat khusunya di kawasan tersebut menutup tum­-pahan oli tersebut dengan pasir.

Beberapa warga yang diminta keterangan saat menutup tum­-pa­han oli dengan pasir menga­takan, Katong tutup ini mengan­tisipasi pengendara motor lainnya jatuh karena jalan licin.

Berdasarkan pantauan di lapangan terlihat jelas di tikungan ruas jalan depan bandara di Jalan Cenderawasih, menuju kantor bupati, ditutup dengan beberapa ranting kayu karena tidak ada pasir, namun di tikungan Kampung Tarangan, tikungan depan SDN 1 Dobo dan beberapa titik lainnya ditutupi dengan pasir sehingga pengendara berhati-hati.

Aksi penyiraman oli di beberapa ruas jalan di Kota Dobo ini, meru­-pakan hal yang baru dan belum diketahui motifnya, namun tinda­-kan tersebut nampak telah teren­-cana dengan baik, hanya untuk memicu kekisruhan dimasyarakat. 

Beberapa masyarakat yang ditemui berharap aparat berwajib baik TNI dan Polri segera mengungkap motif ini dan mencari pelaku sehingga tidak berdampak negatif, apa lagi kejadian ini saat perayaan Idul Fitri kemarin. Pihak penegak hukum diminta segera lakukan penyelidikan terkait dengan aksi teror ini, karena sangat meresahkan seluruh masyarakat dalam kota Dobo.(S-11)

BERITA TERKAIT