SIWALIMA.id > Berita
Valdy Rijoly Dosen Muda Unpatti Raih Gelar Doktor di Amerika
Pendidikan | Jumat, 12 Desember 2025 pukul 15:28 WIT

AMBON, Siwalima.id - Dunia pendidikan di Maluku kembali mencatatkan capaian mem­banggakan, dimana salah satu dosen muda Universitas Pattimura Ambon Valdy Rijoly, berhasil meraih gelar doktor dari Martin School of Public Policy and Administration, University of Kentucky, Amerika Serikat.

Dosen pada Jurusan Ekonomi Pem­bangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura ini, menjadi dosen pertama yang me­nyelesaikan program Doctor of Philosophy (PhD) in Public Policy and Development Economics setelah menempuh studi sejak tahun 2021.

Pria kelahiran Ambon 1988 itu, dijadwalkan kembali ke tanah air un­tuk melanjutkan pengabdian seba­gai akademisi dan peneliti di Unpatti.

Valdy saat dihubungi Siwalima melalui telepon selulernya, Kamis (11/12) menuturkan, perjalanan akademiknya berangkat dari keyaki­nan keluarga, bahwa pendidikan merupakan jalan untuk memperbaiki kehidupan.

“Dalam keluarga kami selalu dita­namkan, bahwa jika ingin mengubah hidup, belajar harus menjadi prioritas,” tandas Valdy.

Valdy tumbuh di Ambon pada masa pasca konflik dan menyaksikan secara langsung tantangan pemba­ngu­nan, ketimpangan layanan pub­lik dan ketidaksesuaian antara ang­garan pemerintah dan kondisi masyarakat.

Pengalaman itulah yang mem­bentuk minatnya pada ekonomi pembangunan dan kebijakan publik.

Sebelum menjadi dosen, Valdy aktif di berbagai organisasi kemaha­siswaan. Ia pernah memimpin Dewan Mahasiswa Fakultas dan kemudian dipercaya sebagai Sekretaris Jen­deral Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi se-Indonesia (ISMEI).

Pengalaman organisasi tersebut, memperluas pandangannya menge­nai kesenjangan pembangunan di daerah dan mendorongnya melan­jutkan studi pada bidang kebijakan publik.

Setelah menyelesaikan studi dok­toralnya, Valdy menegaskan komit­mennya untuk kembali ke Ambon dan berkontribusi pada pengembangan ilmu ekonomi pembangunan, khu­susnya terkait perencanaan dan efektivitas kebijakan daerah.

“Saya ingin riset-riset ini kembali ke masyarakat, terutama untuk mem­perbaiki kualitas kebijakan publik di Maluku,” tandas Valdy. (S-25)

BERITA TERKAIT