SIWALIMA.id > Berita
Anindya Bakrie Minta KADIN Bangun Maluku
Daerah | Selasa, 28 April 2026 pukul 14:23 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua Umum Kamar Da­gang dan Industri Indonesia, Anindya Novyan Bakrie minta kepada pengurus KADIN Maluku untuk ber­sama-sama dengan pe­me­rintah provinsi mem­bangun daerah ini.

Permintaan itu disam­paikan Anindya saat me­lantik Pengurus KADIN Maluku Periode 2025-2030 yang berlangsung di Lantai VII Kantor Gubernur, Senin (27/4).

Anindya mengaku, Ma­luku memiliki potensi yang luar biasa, mulai dari sum­ber daya alam hingga sum­ber daya manusia yang dapat mendorong daerah maju di masa yang akan datang. Namun untuk mencapai kemajuan daerah, maka dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi antara Pemprov Maluku dengan berbagai stakeholder termasuk KADIN.

Apalagi, Gubernur Maluku, Hen­drik Lewerissa merupakan salah satu kepala daerah yang memiliki komitmen yang kuat untuk berko­laborasi dalam membangun dae­rah ini, sehingga dengan kekuatan ini menjadi modal utama untuk membangun daerah ini.

“Saya melihat KADIN Maluku memiliki modal yang sangat besar untuk bersama-sama bangun Ma­luku, karena gubernurnya memiliki komitmen yang kuat untuk mem­bangun kerjasama dengan dunia usaha khususnya KADIN,”ucap Anindya.

KADIN kata Anindya, merupakan salah satu tempat berhimpunnya para pengusaha yang harus di­jadikan sebagai mitra strategis pemerintah provinsi dalam kerja-kerja pembangunan Maluku kede­pan.

Kolaborasi yang erat antara gubernur dan KADIN Maluku kata Anindya, juga akan menjadi modal besar untuk mendorong pertum­buhan ekonomi, agar naik dari 5.44 persen seperti yang diharapkan pemerintah pusat.

Apalagi dalam waktu dekat akan ada realisasi proyek strategis nasional Blok Masela yang selama ini telah menjadi harapan besar masyarakat Maluku, maka peran KADIN cukup besar, khususnya dalam menyiapkan kontraktor lokal.

“Keberhasilan PSN akan terlihat dari kerjasama dan kolaborasi yang kuat, bagiamana melibatkan kontraktor lokal dan KADIN Maluku memiliki tanggung jawab juga untuk menarik investor teknologi dan investasi agar dapat berdam­pak pada penyerapan tenaga kerja,” jelas Anindya.

Anindya yakin, dengan kolabo­rasi antara pemprov dengan KADIN Maluku, maka suatu saat nanti Maluku akan menjadi barometer dan mesin penggerak ekonomi kawasan timur bahkan Indonesia.

Ditempat yang sama, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menga­ku, pelantikan pengurus KADIN Ma­luku yang baru merupakan amanah dan tanggung jawab besar untuk membawa dunia usaha Maluku ke level yang lebih tinggi.

KADIN Maluku, sebagai mitra pemerintah provinsi dapat meng­ambil peran dalam memulai siner­gi pemulihan ekonomi nasional dan daerah, sebab sinergitas di­perlukan untuk menentukan sektor usaha mana yang perlu dimak­simalkan, merujuk pada potensi daerah, atas dasar prinsip inklusif dan kolaboratif.

“Inklusif artinya KADIN harus bisa merangkul setiap pelaku usaha dengan berbagai skala dan jenis industri sedangkan kolabo­ratif, artinya menjadikan KADIN sebagai tempat bekerja sama untuk membantu sektor kesehatan dan perekonomian di Maluku,” jelas gubernur.

Gubernur meyakini, dengan kepengurusan baru KADIN Maluku akan lebih mampu berperan dan membantu pertumbuhan ekonomi daerah, regional dan ekonomi nasional yang lebih baik.

Untuk mewujudkan hal tersebut,  pemerintah provinsi tentunya tidak bisa berjalan sendiri dan sebagai wadah utama pelaku usaha, KA­DIN harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam men­dorong pembangunan ekonomi daerah, dengan melakukan be­berapa terobosan.

“Terobosan yang harus didorong, seperti akselerasi ekonomi lokal dengan mendorong hilirisasi komoditas unggulan, terutama di sektor perikanan, pertanian dan pariwisata bahari,” ucap gubernur.

KADIN Maluku lanjut gubernur, juga dapat mengupayakan untuk pemberdayaan UMKM, serta memastikan pelaku usaha kecil di daerah ini naik kelas melalui digitalisasi dan akses pasar yang lebih luas.

KADIN Maluku juga harus ber­peran aktif untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, sehingga ekosistem usaha yang menjadi kondusif, sehingga investor me­rasa aman dan nyaman mena­nam­kan modalnya di bumi raja-raja ini.

“Pemerintah provinsi akan selalu mendukung setiap program KADIN Maluku dengan memberikan duku­ngan nyata, salah satunya dengan memfasilitasi penyediaan kantor administratif di gedung Islamic Center Ambon, sebagai pusat kola­borasi. Gunakanlah fasilitas terse­but untuk melahirkan ide-ide ino­vatif dan terobosan bagi kemajuan ekonomi daerah,” pinta gubernur.

Ditempat yang sama Ketua Umum KADIN Maluku, MAS Latu­consina mengaku, wadah berhim­pun para pengusaha, sudah selayaknya KADIN Maluku harus memposisikan diri sebagai loko­motif penggerak kemajuan eko­nomi di Maluku.

KADIN Maluku siap untuk berko­laborasi dengan pemerintah pro­vinsi sebagai mitra untuk memba­ngun Maluku yang lebih baik.

“Kami sampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Gu­bernur Maluku yang memberikan dukungan terhadap KADIN dengan berbagai kebijakan yang diambil,” ucap Latuconsina.

Latuconsina mengaku, KADIN Maluku sering dilibatkan secara aktif diberbagai kegiatan pemprov baik sebagai peserta maupun sebagai narasumber seperti Musrenbang, artinya gubernur telah berkomitmen kemitraan strategis yang terbangun antara pemprov dan KADIN Maluku sangat dinamis dan positif.

Ia juga mengapresiasi kinerja pengurus KADIN Indonesia diba­wah kepemimpinan Anindya Bakrie yang telah berhasil melakukan konsolidasi organisasi, termasuk terselenggara berbagai kegiatan nasional maupun internasional dengan tetap melibatkan KADIN daerah.

“Saya berharap pelantikan ini bukanlah acara seremonial, tapi sebagai pemicu dalam bekerja dan menjadi tim yang solid, berdedikasi tinggi dan profesional. Mari kita jadikan KADIN sebagai rumah untuk bekerja bersama dalam rangka mensukseskan program-program pemerintah daerah dan memajukan ekonomi di Malu­ku,” ajak Latuconsina.(S-20)

BERITA TERKAIT