DOBO, Siwalimanews – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru mencatat ada 35.000 penerima manfaat dalam program makan bergizi gratis dari pemerintah pusat.
Selain itu juga, pemerintah sudah memiliki daput MBG yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Bergizi (SPPG) Yayasan Bina Desa Lestari.
Peluncuran program MBG dilakukan oleh Bupati Timoteus Kaidel yang dihadiri oleh Wakil Bupati Mohammad Djumpa dan forkopimda serta Kepala Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) MBG Perwakilan Aru, Jordan Samloy dan tamu undangan lainnya, di SMA Yos Soedarso Dobo, Senin (6/10).
Bupati dalam sambutannya mengaku, program MBG ini difokuskan kepada 1000 penerima manfaat yang ada di empat sekolah dalam Kota Dobo.
âEmpat Sekolah yang dilaksanakan awal bagi 1000 penerima manfaat ini kita fokuskan di SMP dan SMA Yos Sudarso Dobo, SD Negeri 2 Dobo dan Paud Yedita,â ungkapnya.
Dikatakan, pemenuhan gizi harus tepat sasaran, penyediaan menu lokal dan sehat, serta pemberdayaan ekonomi lokal untuk menciptakan efek berlipat ganda yang berkelanjutan bagi masyarakat.
âProgram ini bertujuan meningkatkan gizi anak dan ibu hamil, mendukung prestasi pendidikan, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi daerah,â ujarnya.
Sedangkan poin penting program MBG, katanya fokus pada gizi dan kesehatan pemenuhan kebutuhan gizi memastikan kelompok sasaran, seperti balita, anak sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui
Selain itu, ia menjamin makanan yang disajikan aman, berkualitas, dan bebas dari zat berbahaya dengan pengawasan ketat.
âProgram ini menciptakan jutaan lapangan kerja baru melalui pembaÂngunan dan pengoperasian SPPG serta rantai pasoknya,â tambahnya.
Sementara Kepala Korwil BGN MBG Perwakilan Aru, Jordan SamÂloy mengatakan, pelaksanaan program diawali untuk 1000 penerima.
âKita mempunyai tugas dan tangÂgung jawab sebesar 35.000 penerima manfaat yang ada di Kabupaten KepuÂlauan Aru. Tentu ini menjaÂdikan tantangan besar juga buat kita,â katanya.
Sebagai perwakilan Badan Gizi Nasional bersama SPPG dan SPK Aru serta mitra, ia memohon dukuÂngan dari pemda, Kejari, DPRD, DanÂlanal dan seluruh perangkat yang terlibat dalam MBG ini. (S-11)