AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Provinsi Maluku menyatakan mendukung perayaan Yubileum 100 Tahun Tarekat Maria Mediatrix (TMM) yang akan dilaksanakan tahun 2027 nanti.
Guna mempersiapkan perayaan 1 abad ini, panitia Yubelium 100 tahun TMM menemui Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa guna meminta dukungan.
Pertemuan berlangsung di ruang rapat gubernur, Senin (22/6) dan dihadiri Penasehat Panitia, Pastor Amandus Oratmangun bersama Ketua I Panitia, Titus Renwarin, Ketua II, Edy Tasso.
Dalam pertemuan tersebut, Pastor Amandus Oratmangun menjelaskan Yubelium 100 Tahun TMM menjadi momentum bersejarah bagi Gereja Katolik, khususnya di Maluku.
Dalam perayaan tersebut telah direncanakan akan menghadirkan Duta Besar Vatikan serta sekitar 10 uskup dari berbagai daerah tempat para suster TMM menjalankan karya pelayanan.
“Kehadiran perwakilan Vatikan dan para uskup nantinya menjadi bagian penting dari perayaan satu abad Tarekat Maria Mediatrix. Kami berharap dukungan dari pemerintah provinsi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” pinta Oratmangun.
Selain meminta dukungan pemerintah daerah, panitia juga secara resmi mengundang gubernur untuk menghadiri puncak perayaan Yubileum 100 Tahun TMM pada 1 Mei 2027.
Merespon hal ini, Gubernur Lewerissa menyatakan pemerintah tentu memberikan perhatian terhadap seluruh kegiatan keagamaan yang diselenggarakan, termasuk perayaan Yubileum 100 tahun TMM.
Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki nilai strategis dalam memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat sehingga layak mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Meski demikian, dirinya mengingatkan panitia agar tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah, tetapi juga aktif membangun kemitraan dengan berbagai pihak untuk membantu pembiayaan kegiatan.
“Panitia harus agresif dan proaktif mencari dukungan dari pihak lain. Bukan pemerintah tidak peduli, tetapi kondisi keuangan daerah tahun ini memang cukup berat. Namun kegiatan keagamaan tetap menjadi atensi serius pemerintah,” janjinya.
Gubernur menekankan pentingnya semangat efisiensi dalam penyelenggaraan kegiatan. Artinya ketika pemerintah sedang melakukan penyesuaian dan efisiensi anggaran, lembaga keagamaan juga dapat memberikan teladan dalam pengelolaan sumber daya secara bijaksana.
“Sebagai gubernur saya mendoakan pelaksanaan Yubelium 100 Tahun Tarekat Maria Mediatrix (TMM) dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.(S-20)