AMBON, Siwalima.id - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 hijriah Tahun 2026 dipastikan sukses dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Maluku (PPIH) .
Suksesnya penyelenggaraan ibadah haji ini ditandai dengan kedatangan jemaah haji asal Provinsi Maluku, yang tergabung dalam kloter 24 dan kloter 26 di Ambon pada 19 dan 20 Juni kemarin.
Suasana haru dan bahagia mewarnai kedatangan jemaah haji kloter 26 Embarkasi Haji Antara Maluku Tahun 1447 H/2026 M di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Sabtu (20/6).
Jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 24 Embarkasi Haji Provinsi Maluku tiba Jumat (19/6) pukul 03.10 WIT menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan disambut langsung Sekretaris Daerah Maluku, Sadli Ie mewakili Gubernur Hendrik Lewerissa yang sementara menjalankan tugas di Manokwari.
Sedangkan jemaah haji yang tergabung dalam kloter 26 tiba di Ambon pada, Sabtu (20/6) pukul 14.10 WIT juga menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan dijemput Ketua PPIH, Kasrul Selang dan Kakanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Maluku, Djumadi Wali.
Kedatangan dua kloter jemaah haji asal Maluku ini sekaligus menandai tuntasnya seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji asal Provinsi Maluku Tahun 2026 setelah hampir 40 hari melakukan ibadah haji di tanah suci Mekkah Arab Saudi.
Berdasarkan data berkas evaluasi akhir, dari total jemaah yang diberangkatkan, tercatat 2 orang jemaah wafat di tanah suci dan 2 orang jemaah telah dipulangkan lebih awal melalui proses tanazul karena kondisi kesehatan.
Kakanwil Haji dan Umroh Provinsi Maluku, Djumadi Wali menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran operasional haji Tahun 2026 ini.
“Dengan tibanya Kloter 26, maka seluruh proses penjemputan jemaah haji Provinsi Maluku resmi selesai. Alhamdulillah, mulai dari proses di Embarkasi Makassar hingga tiba di Bandara Pattimura Ambon, semua berjalan lancar tanpa kendala berarti. Harapan kita ke depan, kualitas pelayanan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Djumadi.
Seluruh jemaah haji yang tiba di Ambon kata Wali diarahkan menuju Bus Angkutan Haji untuk dibawa ke Asrama Haji Waiheru Ambon untuk dilakukan proses serah terima resmi dari PPIH Provinsi kepada PPIH kabupaten/kota masing-masing sebelum jemaah kembali ke daerah asal.
Wali pun menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan PPIH yang telah sukses memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan dengan baik.
“Atas nama Kementerian Agama kami tentunya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan PPIH karena sudah bekerja dengan baik. Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua PPIH Provinsi Maluku, Kasrul Selang, menyampaikan pesan dan permohonan maaf dari unsur pimpinan daerah, mulai dari Gubernur Maluku, Wakil Gubernur, hingga Sekretaris Daerah (Sekda) yang tidak dapat menjemput jemaah haji kloter 26.
Pemerintah Provinsi Maluku dan PPIH, kata Kasrul juga memohon maaf apabila selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 hijriah tahun 2026 ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan dihati para jemaah.
Segala kebijakan yang diambil kata Kasrul semata-mata demi kenyamanan dan keselamatan jemaah asal Maluku, karenanya Pemprov sangat terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi mutlak untuk musim haji mendatang.
Kasrul juga berpesan agar para jemaah haji yang telah menyandang gelar haji dan hajjah dapat menjadi teladan (suri tauladan) yang baik di tengah masyarakat, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menyuarakan pembangunan daerah.
“Secara kedinasan, ini adalah pertemuan resmi terakhir kita dalam operasional haji 2026. Namun, saya berharap tali silaturahmi kita semua tetap terjaga erat di mana pun berada,” tandasnya.
Kasrul juga menyampaikan terima kasih kepada Kakanwil Kementerian Haji Dan Umroh Provinsi Maluku beserta jajaran, TNI/ Polri, rekan-rekan Pimpinan OPD, BKK Ambon, Imigrasi Ambon, Beacukai, Angkasa Pura, PT. Garuda, serta seluruh panitia PPIH EHA Maluku yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan haji tahun ini.(S-20)