SIWALIMA.id > Berita
Tiga Hari Hanyut, Nelayan Kawa Ditemukan Selamat di Perairan Malut
Daerah | Selasa, 23 Juni 2026 pukul 14:38 WIT

AMBON, Siwalima.id - Nyawa Nelayan asal Desa Kawa, Kabupaten Seram Bagian Barat, berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan setelah bertahan selama beberapa hari di tengah laut akibat kerusakan mesin longboat yang digunakannya. Lito Benities (51) akhirnya ditemukan pada hari kedua operasi pencarian, Minggu (21/6).

Korban ditemukan di sekitar Perairan Pulau Gomumu, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, sekitar 58 nautical mile atau lebih dari 100 kilometer dari lokasi awal saat ia dilaporkan hilang kontak. 

Komandan Tim Operasi SAR Desa Kawa, Poniman Arsad, dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Senin (22/6) mengatakan, pencarian pada hari kedua diperluas dengan mengerahkan dua Search and Rescue Unit (SRU) yang terdiri dari Rubber Boat Basarnas dan longboat milik masyarakat setempat.

"Sekitar pukul 15.15 WIT, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal nelayan yang sedang melintas di sekitar Perairan Gomumu," kata Poniman.

Mendapat informasi tersebut, tim pencari dari Desa Kawa langsung bergerak menuju lokasi. Setelah beberapa jam perjalanan, korban bersama kapal nelayan yang menolongnya berhasil ditemukan dan selanjutnya dievakuasi menuju Desa Kawa.

Berdasarkan keterangan korban, insiden bermula ketika mesin motor tempel longboat yang digunakannya mengalami kerusakan saat melaut pada 18 Juni lalu. Tanpa kemampuan untuk kembali ke daratan, korban hanyut mengikuti arus laut selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan.

"Korban mengaku hanyut akibat kerusakan mesin. Selama beberapa hari ia bertahan di laut hingga akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat," ujar Poniman.

Peristiwa hilangnya korban dilaporkan oleh BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon pada 20 Juni 2026 sekitar pukul 20.40 WIT. Sebelumnya, warga setempat telah melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil.

Operasi SAR melibatkan Basarnas Ambon, BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat dan masyarakat Desa Kawa. Tim menghadapi kondisi cuaca hujan ringan dengan kecepatan angin timur hingga tenggara mencapai 26 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.

Ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing setelah dua hari melakukan pencarian intensif di perairan sekitar Desa Kawa.(S-10)

BERITA TERKAIT