SIWALIMA.id > Berita
Distribusi Air Bersih di Mangga Dua dan Batu Gantung Dibenahi
Online | Jumat, 1 Mei 2026 pukul 15:52 WIT

AMBON, Siwalima.id - Perumdam Tirta Yapono terus berupaya membenahi distribusi air bersih bagi Masyarakat.

Setelah berhasil memulihkan distribusi air bersih di kawasan Batu Gajah, kali ini, giliran distribusi air bersih di kawasan Mangga Dua dan Batu Gantung Dalam, dibenahi, Kamis (30/4) 

Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima menjelaskan, pihaknya telah turun langsung ke lokasi pompa di Batu Gantung Dalam untuk mengevaluasi penyebab terganggunya distribusi air kepada masyarakat.

Setelah diamati, ternyata penurunan debit air di sumber Kusu-Kusu Sereh akibat musim kemarau, menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi suplai air.

“Debit air di Kusu-Kusu Sereh turun sangat signifikan. Tapi ini tidak boleh menjadi alasan pelayanan kepada masyarakat terganggu,” tandas Saimima kepada Siwalima.id di sela-sela pemenatauan mesin pompa di Batu Gantung Dalam. 

Sebagai langkah konkret kata Saimima, pihaknya akan kembali mengaktifkan sumber air di Batu Gantung Dalam untuk menyuplai bak penampung berkapasitas 2.000 meter kubik di Mangga Dua. 

Dengan mengoptimalkan beberapa sumber air sekaligus, proses pengisian bak, ditargetkan dapat tercapai dalam waktu sekitar 12 jam.

“Kalau dua sumber ini dimaksimalkan, maka dalam 12 jam bak penampung sudah bisa terisi. Itu berarti distribusi ke masyarakat akan lebih baik,” ucap Saimima.

Ia mengaku, pihaknya juga sempat memanfaatkan sumber sumur dalam di kawasan Pohon Pule, namun kapasitasnya belum mampu memenuhi kebutuhan secara optimal.

Adanya perubahan pendekatan dalam manajemen pelayanan Perumdam, yang kini lebih berfokus pada pemenuhan kebutuhan air masyarakat secara memadai, bukan sekadar mengalirkan air.

“Bukan hanya masyarakat dapat air, tapi apakah cukup untuk kebutuhan mereka. Kalau hanya mengalir 30 menit, itu belum tentu menjawab kebutuhan,” tandas Saimima.

Dalam evaluasi lapangan menurut Saimima, Perumdam juga menemukan indikasi kehilangan air di wilayah Batu Gantung. Dari total 127 pelanggan, hanya sekitar 63 yang aktif, sementara potensi distribusi air mencapai 500 meter kubik per hari.

“Ini yang kami curigai, apakah ada kebocoran jaringan atau penggunaan air tanpa meter. Ini akan kami telusuri dan benahi,” janji Saimima.

Ke depan, Perumdam akan melakukan penataan ulang jaringan distribusi serta pengaturan durasi aliran air agar lebih efisien dan merata. Langkah ini diharapkan dapat menekan biaya operasional, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.

Dengan optimalisasi sumber air di Batu Gantung dan pembenahan sistem distribusi, Perumdam Tirta Yapono optimis pelayanan air bersih bagi masyarakat Mangga Dua dan sekitarnya akan semakin baik dan berkelanjutan.(Mg-1)

BERITA TERKAIT