SIWALIMA.id > Berita
Gubernur Lantik Dua Pejabat Eselon II
Pemerintahan | Rabu, 6 Mei 2026 pukul 15:29 WIT

AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hen­drik Lewerissa melantik dua pejabat pimpinan ti­ng­gi Pratama atau eselon II di Lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku.

Dua pejabat eselon II yang dilantik yakni Alwiyah Fadlun Alaydrus sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Ter­padu Satu Pintu (DPM-PTSP) dan Nurjanah Yunus sebagai Kepala Dinas Pe­rumahan dan Kawasan Pemukiman.

Alwiyah sebelumnya menduduki jabatan eselon II sebagai Kepala Biro Or­ganisasi Setda Maluku, sedangkan Nurjanah merupakan satu pejabat pimpinan tinggi pra­tama di Kabupaten Maluku Teng­gara dan telah mutasi ke provinsi.

Pelantikan kedua pejabat eselon II ini berlangsung di Ruangan Gu­bernur Maluku berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku No­mor 636 Tahun 2026 Tentang Pe­ngangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, tanggal 4 Mei 2026.

Gubernur menjelaskan, dua pejabat eselon II yang dilantik telah melalui mekanisme kepegawaian sesuai dengan aturan yang berlaku termasuk evaluasi kinerja dan pemetaan terhadap kebutuhan organisasi.

“Pejabat yang dilantik telah me­menuhi kompetensi dan kapabi­litas pada masing-masing organi­sasi perangkat daerah. Ini amanah yang harus dijawab dengan kerja keras, keikhlasan dan integritas yang tidak diragukan sebab jabatan bukan semata kebanggaan na­mun merupakan ruang pengabdian kepada masyarakat melalui kerja nyata,” ucap Gubernur.

Pasca pelantikan, Gubernur meminta dua pejabat yang baru segera melakukan koordinasi dan komunikasi secara internal mau­pun eksternal dengan para pihak terkait, sebab konsolidasi orga­nisasi menjadi hal yang penting untuk diprioritaskan.

Pasalnya pemerintah daerah saat ini lanjut Gubernur, membu­tuhkan pejabat yang bukan hanya duduk di kursi jabatan, tetapi mampu bergerak cepat, membaca tantangan dan menghadirkan solusi sebab di era saat ini, menuntut pelayanan publik yang lincah, terukur dan berorientasi pada hasil.

Selain itu pejabat yang baru dilantik tidak hanya memerintah, tetapi menggerakkan, tidak hanya menunggu laporan, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya berbicara, tetapi me­ngeksekusi setiap permasalahan.

“Saya minta dua penjabat yang dilantik untuk tunjukan kinerja yang optimal dan bekerjalah secara profesional. Saya harapkan kontri­busi terbaik dari saudara-saudara untuk kemajuan Maluku,” jelas Gubernur.

Gubernur juga mengingatkan dua pejabat baru agar jangan ada ego sektoral dalam pemerintahan tetapi harus saling bantu, saling mendukung dan membangun kerja sama lintas sektor, baik dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, akademisi, pelaku usaha, maupun masyarakat. 

Gubernur mengatakan Pemerin­tah provinsi tidak dapat bekerja sendiri untuk memajukan Maluku karena itu kolaborasi adalah kunci agar pembangunan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. 

“Saya tegaskan kinerja para pe­jabat akan dievaluasi secara pe­riodik dan saya tidak akan men­tolelir segala bentuk pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang. Sebagai pejabat pembina kepe­gawaian saya pasti akan mengam­bil tindakan tegas jika tidak sesuai kinerja,” tegas gubernur.(S-20)

BERITA TERKAIT