SIWALIMA.id > Berita
Kapolda: Keamanan Tanggung Jawab Bersama
Daerah | Jumat, 9 Januari 2026 pukul 14:33 WIT

AMBON, Siwalima.id - Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto menegaskan, keamanan merupakan prasyarat utama bagi kemajuan suatu daerah, dan pembangunan serta aktivitas masyarakat tidak akan berjalan optimal tanpa situasi yang aman dan kondusif.

“Persyaratan utama sebuah masyarakat untuk maju adalah rasa aman. Keamanan bukan hanya tugas Polri atau pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” kata Kapolda, saat melakukan tatap muka dan silaturahmi Bersama masyarakat Desa Fiditan, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, Rabu (7/1).

Kegiatan yang digelar di Masjid Al-Hijrah, Lingkungan Baru Desa Fiditan,  berlangsung dalam suasana religius dan penuh keakraban.

Turut mendampingi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku, Abdullah Latuapo, Direktur Intelkam, Direktur Reserse Kriminal Umum, Direktur Binmas, Dansat Brimob Polda Maluku, serta Kapolres Tual dan jajaran. Hadir pula tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, aparat desa, dan warga setempat.

Tatap muka ini bertujuan mendengarkan aspirasi masyarakat, menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

Selanjutnya Kapolda mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga menegaskan, keberagaman suku, agama, dan budaya di Maluku merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama, bukan sumber perpecahan.

Selain itu, Kapolda menyoroti pentingnya peran orang tua dalam membina generasi muda, khususnya di tengah derasnya arus informasi dari media sosial dan internet.

“Internet memiliki sisi positif dan negatif. Anak-anak mudah meniru apa yang mereka lihat. Karena itu, peran orang tua sangat penting untuk membimbing dan mengawasi agar generasi muda tumbuh berakhlak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menyikapi setiap persoalan dengan bijaksana, mengedepankan kesabaran, serta menyelesaikan masalah melalui dialog dan musyawarah agar tidak berkembang menjadi konflik.

Kesempatan yang sama, Ketua MUI Provinsi Maluku, Abdullah Latuapo mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, terutama yang beredar di media sosial.

“Menjaga keamanan dan persatuan adalah bagian dari ibadah sosial. Ketika lingkungan aman dan masyarakat hidup rukun, maka pendidikan, ekonomi, dan kehidupan beragama dapat berjalan dengan baik,” kata Abdullah.

Ia menegaskan, pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama orang tua, tokoh agama, dan masyarakat agar anak-anak tumbuh dengan nilai keimanan, toleransi, dan cinta damai. 

Perkuat Sinergi 

Kunjungan kerja Kapolda Maluku dan rombongan disambut oleh Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Iran S.P. Marpaung, Kapolres Tual, AKBP Whansi Des Asmoro, Kapolres Maluku Tenggara AKBP. Rian Suhendi, serta jajaran kepolisian setempat.

Dalam momen itu, Kapolda juga menggelar pertemuan dan makan malam bersama tokoh masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu malam.

Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Malinan, Kelurahan Ohoijang Watdek, Kecamatan Kei Kecil, dalam suasana penuh keakraban.

Pertemuan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pejabat pemerintahan ohoi, serta unsur TNI-Polri. Dalam dialog terbuka, Kapolda menekankan pentingnya pendekatan humanis dan dialogis dalam menjaga keamanan wilayah.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan musyawarah dan menahan diri dalam menyikapi berbagai persoalan sosial agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Melalui pendekatan dialog dan silaturahmi tersebut, pihaknya berharap dapat memperkuat kepercayaan publik serta mening­katkan peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Maluku Tenggara dan Kota Tual.(S-25)

BERITA TERKAIT