AMBON, Siwalimanews – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Zain Syaiful Latukaisupy, meminta Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat memberikan perhatian khusus dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus HIV/AIDS yang dinilai kian mengkhawatirkan di wilayah tersebut.
Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah penting guna menekan penyebaran virus mematikan tersebut di tengah masyarakat. âOrang-orang yang diduga terjangkit HIV itu harus segera dirawat, jangan tunggu sampai sakit parah baru ditangani, karena penyakit ini sangat mudah menular,â kata Latukaisupy kepada Siwalima di Balai Rakyat Karpan Ambon, Selasa (8/5).
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten SBB melalui dinas kesehatan wajib melakukan langkah proaktif agar penyebaran HIV/AIDS bisa ditekan. âSebagai anggota DPRD asal daerah pemilihan SBB, kami prihatin kalau angka HIV semakin hari semakin banyak. Harus ada perhatian khusus dari bupati dan jajaran tenaga kesehatan, dalam hal ini Kadis Kesehatan harus betul-betul fokus,â ujarnya.
Latukaisupy membandingkan, dahulu penanganan penyakit kusta di SBB menjadi prioritas dan bisa tertangani, namun untuk HIV/AIDS ia menilai atensi pemerintah belum maksimal. âSekarang orang mungkin tidak banyak bicara soal HIV karena fokus ke masalah-masalah lain, tetapi HIV itu masih ada di masyarakat. Saya minta betul agar pemerintah serius menangani persoalan ini,â katanya.
Selain aspek kesehatan, LatukaiÂsupy menilai penyebaran HIV di SBB juga dipicu pergaulan bebas, praktik prostitusi, dan aktivitas tambang yang membawa dampak sosial negatif. Ia mendukung langkah PolÂres SBB melakukan operasi pada lokasi-lokasi prostitusi ilegal sebagai bentuk antisipasi.
âSemua orang tahu HIV terjadi akibat pergaulan bebas dan lainnya karena itu kami mendukung operasi Polres SBB di lokasi prostitusi liar yang tidak mendapat penanganan kesehatan, karena ini membahayaÂkan masyarakat. Dugaan hadirnya tamÂbang juga membuka ruang peÂnyeÂbaran HIV, jadi harus ditangani secara serius,â tandas Latukaisupy.(S-26)