AMBON, Siwalima.id - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Provinsi Maluku, saat ini tengah memperkuat pembinaan dan evaluasi, guna meningkatkan prestasi pada perhelatan MTQ Nasional.
Upaya ini dilakukan dengan Rapat Kerja LPTQ se-Provinsi Maluku yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Sabtu (27/6).
Plt Ketua LPTQ Maluku, Kasrul Selang menjelaskan, rapat koordinasi yang dilakukan menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan MTQ XXXI tingkat Provinsi Maluku, sekaligus menyusun langkah pembinaan menuju MTQ tingkat nasional.
LPTQ memiliki tiga tugas utama, yakni mengembangkan tilawah Al-Qur'an, menyelenggarakan musabaqah secara berjenjang, serta mempersiapkan kader qari dan qariah yang berkualitas melalui pembinaan yang berkelanjutan.
"LPTQ tentunya diharapkan mampu membangun ekosistem pembinaan Al-Qur'an yang kuat dari tingkat pusat hingga daerah," ucap Kasrul kepada Siwalima.id melalui telepon selulernya, Sabtu (27/6).
Kasrul mengungkapkan, LPTQ Maluku telah menetapkan sejumlah rencana, diantaranya penambahan cabang lomba bagi penyandang tuna rungu pada MTQ tingkat nasional serta pembentukan Majelis Kode Etik Dewan Hakim, yang akan mengatur berbagai ketentuan terkait penyelenggaraan dan profesionalisme dewan hakim.
Untuk itu, sebelum pelaksanaan MTQ Nasional di Semarang nantinya, LPTQ Maluku akan menyusun program kerja serta menyamakan periodisasi kepengurusan di seluruh daerah agar proses pembinaan peserta berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.
"Rapat kerja ini juga kita manfaatkan sebagai forum evaluasi penyelenggaraan MTQ XXXI tingkat Provinsi Maluku. Kami sampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan serta membuka ruang bagi seluruh peserta untuk memberikan kritik dan saran yang membangun sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan MTQ di masa mendatang,” ucap Kasrul.
Kasrul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus LPTQ kabupaten/kota atas dedikasi dalam membina para peserta sebab semangat dan kemampuan yang ditunjukkan para kafilah selama mengikuti MTQ menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang dilakukan di daerah masing-masing.
Ia juga mengajak seluruh LPTQ kabupaten/kota untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun pembinaan Al-Qur'an di Maluku sehingga mampu melahirkan qari dan qariah berprestasi di tingkat nasional.
"Ada sejumlah rekomendasi yang kita terima seperti mendorong agar para juara setiap cabang musabaqah diprioritaskan mengikuti pembinaan menuju MTQ tingkat nasional, penerapan sistem penilaian berbasis teknologi informasi agar lebih transparan, serta memastikan setiap kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Maluku berikutnya siap mendukung dan menyukseskan kegiatan," pungkasnya.(S-20)