SIWALIMA.id > Berita
Peluang Ribuan Tenaga Kerja di MIP
Visi | Jumat, 17 April 2026 pukul 14:18 WIT

MALUKU Integrated Port  atau pelabuhan Maluku terpadu yang akan dibangun di Desa Waai, Kabupaten Maluku Tengah dipastikan akan menyerap ribuan tenaga kerja.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa saat seminar sehari dengan tema “Maluku Integrated port sebagai Simpul Strategis Logistik Maritim dalam Mendukung Konektivitas dan Efisiensi Sistem Transportasi Kepulauan yang berlangsung di Unpatti, Rabu (15/4) menjelaskan rencana pembangunan proyek Maluku Integrated Port  saat ini terus menunjukkan perkembangan yang signifikan pasca prefeasibility study yang dilakukan Bank Dunia.

Bahkan tim dari Bank Dunia dan Bappenas telah turun langsung untuk melakukan sur¬vei di lokasi Desa Waai yang nan¬tinya menjadi lokasi pemba¬ngunan MIP.

Bank Dunia sangat ber¬semangat untuk mem¬bangun Ma¬luku Integrated Port di Maluku. Me¬ngapa Bank Dunia ingin mensupport pemerintah memba¬ngun MIP karena Bank Dunia ingin daerah yang punya sumber keka¬yaan alam harus mendatangkan manfaat bagi masyarakat. 

Gubernur memastikan proses terus berjalan sambil menunggu Bappenas mengakomodir renca¬na pembangunan MIP kedalam Blue Book dan Green Book  yang akan memberikan manfaat besar bagi perjuangan Pemerintah Pro¬vinsi untuk membangun pelabu¬han terintegrasi.

jika rencana pembangunan MIP berjalan sesuai harapan maka, dipastikan akan menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan hampir mencapai 6.500 orang.

Jika dikomparasi di Pelabuhan Teluk Tibar di Timor Leste yang juga dibangun Bank Dunia itu menyerap tenaga 5 000 lebih tenaga kerja baru dan untuk MIP kita target antara 6.000 - 6.500 lapangan kerja baru ini good news.

Olehnya untuk menyambut proyek stra¬tegis nasional MIP, perguruan tinggi di Maluku khususnya teknik, peri¬kanan dan ekonomi untuk memper¬siapkan diri sejak dini sebab nantinya MIP akan mem¬butuhkan sumber daya manusia yang handal.

Jjika MIP nantinya tere¬alisasi maka peluang transformasi Maluku sangat banyak dan ini menjadi alasannya mengapa Maluku harus memiliki pelabuhan terintegrasi.

Dampak positif MIP lainnya, yakni untuk peningkatan ekonomi dimana MIP diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Maluku dengan menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja:  percepatan distribusi efisiensi distribusi barang akan mempercepat perputaran ekonomi dan meningkatkan ketersediaan barang di pasar;  Peningkatan Konektivitas, dimana MIP akan memperkuat konektivitas maritim dan memperlancar arus barang dan jasa antar pulau di Maluku.

Pembangunan MIP membutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta; Iklim Investasi, dengan menciptakan iklim investasi yang sehat dan aman bagi investor sangat penting untuk menarik minat pihak swasta.

Secara keseluruhan, MIP memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi maritim di wilayah timur Indonesia dan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat Maluku.

MIP merupakan sebuah proyek pelabuhan terpadu yang bertujuan untuk menjadi pusat logistik dan distribusi barang di wilayah timur Indonesia, khususnya Maluku. Pelabuhan ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan dan fasilitas guna mendukung berbagai aktivitas ekonomi, perikanan, logistik, dan transportasi secara efisien dalam satu lokasi.

Tujuan dan Rencana Pembangunannya untuk mengurangi ketergantungan pada Surabaya bahkan MIP diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada Pelabuhan Surabaya dalam distribusi barang ke wilayah timur Indonesia.

Selain itu bisa dijadikan sebagai Pusat Distribusi Strategis, dimana MIP akan menjadi simpul logistik terpadu yang mempercepat arus barang ke seluruh wilayah timur Indonesia termasuk peningkatan efisiensi, artinya dengan  sistem transportasi kapal RoRo (Roll-on/Roll-off), MIP diharapkan dapat mempercepat distribusi logistik dan menekan biaya operasional.

Olehnya dibutuhkan partisipasi masyarakat, dimana keter¬libatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga stabilitas sosial juga berperan penting dalam kesuksesan proyek ini.(*)

BERITA TERKAIT