TIAKUR, Siwalima - Mendahului kabupaten kota lain di Maluku, Pemerintah kabupaten Maluku Barat Daya sudah menggelar operasi pasar jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Operasi pasar dilakukan di tiga titik yakni di Desa Kayuwatu, Desa Wakarleli dan Kota Tiakur, Senin (1/12).
Kabag Perekonomian dan SDA MBD, Imanuel Maupula, mengakui operasi pasar ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok sembako, barang kadaluarsa dan BBM jelang Natal dan Tahun Baru.
“Jelang Natal dan Tahun Baru, kebutuhan masyarakat meningkat sehingga ruang untuk para pengusaha bisa saja menjual barang kadaluarsa dan penimbunan,” jelasnya.
Olehnya, guna memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat, pemkab MBD kemudian melakukan operasi pasar.
“Kita memastikan ketersediaan stok ada dan bukan barang kadaluarsa. Dan jika kita ditemukan adanya barang kadaluarsa maka kita memberikan teguran kepada pengusaha/toko tersebut,” terangnya.
Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda MBD, Johzes Leunufna, mengatakan untuk mengendalikan inflasi daerah sehingga kita melakukan pengecekan langsung barang di pasar baik di pedagang pengecer maupun pedagang besar atau agen.
Berdasarkan data dari Dinas Perindagkop MBD, stok sembako untuk menghadapi Natal masih terjaga.
“Jadi stok kita satu bulan kedepan masih terjaga. Yang paling penting adalah untuk barang-barang kadaluarsa. Ini yang harus dilihat di lapangan,” jelasnya.
Pihaknya juga memastikan barang-barang yang dijual sesuai peruntukan dan tidak ada barang yang telah kadaluarsa.
Apabila ada lanjutnya, pihaknya akan langsung mengamankan dan pelaku usaha akan diberikan pembinaan. “Kalau sampai dijual lagi berarti ada sanksi yang diberikan kepada pengusaha karena sudah melakukan usaha yang tidak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Selain itu stok Bahan Bakar Minyak harus juga di cek sehingga tidak terjadi kelangkaan.(S-28)