Iklan Homepage 1
SIWALIMA.id > Berita
Pemprov Turunkan Tim Uji Kelayakan Dapur MBG
Daerah , Headline | Kamis, 2 April 2026 pukul 13:54 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Provinsi Maluku me­mu­tuskan menurunkan tim secara ber­kala untuk melakukan pengujian ter­hadap dapur Makanan Bergizi Gratis.

Kebija­kan ini di­tempuh, un­tuk me­mastikan seluruh da­pur MBG di Ma­luku memenuhi standar kelayakan dan kebersihan, sebelum menye­diakan makanan bagi penerima manfaat di daerah ini.

Juru Bicara Pemprov Maluku, Kasrul Selang menjelaskan, pasca persoa­lan higienitas dapur MBG di Desa Nania dan Kudamati, Pemprov te­lah memanggil pihak Kantor Pela­yanan Pemenuhan Gizi (KPPG) guna membahas temuan lapa­ngan itu.

Berdasarkan penjelasan pihak KPPG, ternyata dua SPPG tersebut telah diberikan sanksi teguran agar SPPG segera memperhatikan higie­nitas dapur sebelum meng­olah makanan.

“Memang ada beberapa SPPG atau dapur MBG yang belum me­miliki Sertifikat Laik Higiene Sa­nitasi dan kita sudah perintahkan agar segera diselesaikan. Bahkan Dinkes kita sudah minta untuk awasi soal sertifikat itu,” ucap Kas­rul kepada Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (1/4).

Kebersihan dan higienitas dapur MBG menurut Kasrul, merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi dan diperhatikan seluruh penge­lola SPPG, sebab ini menyangkut kesehatan dari penerima manfaat baik ibu hamil, bayi hingga anak sekolah.

Untuk memastikan aspek keber­sihan dan higienitas terjadi, dise­pakati agar Dinas Kesehatan seca­ra berkala turun ke setiap dapur MBG untuk melakukan pemerik­saan dan pengujian.

“Dinkes secara reguler harus menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan baik kebersihan , higienitas dapur, kandungan gizi bahkan air yang gunakan apakah mengandung escherichia coli (e.coli) atau tidak,” beber Kasrul.

Kasrul menegaskan, walaupun MBG merupakan proyek strategis nasional yang dikelola langsung Badan Gizi Nasional, namun pem­prov juga berhak untuk pastikan makanan yang didistribusikan ke masyarakat layak dan higienis.

Pemprov tidak menolak program MBG, namun karena menyangkut masa depan generasi Maluku, maka wajib dilakukan pemeriksaan secara berkala.

“Pemprov berkepentingan untuk memastikan MBG yang dinikmati oleh masyarakat Maluku dari kualitas dan kuantitas memenuhi standar, termasuk menjaga suplai bahan bakunya,” tegas Kasrul.(S-20)

BERITA TERKAIT