SIWALIMA.id > Berita
Penyebab Karhutla di Haria Diselidiki
Hukum | Kamis, 22 Januari 2026 pukul 11:51 WIT

AMBON, Siwalima.id - Kepolisian Sektor Saparua semen­tara melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Tanjung Hatualani Wilayah Hutan Negeri Haria dusun Haria Perat, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (18/1) malam. 

Penyelidikan karhutla ini dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. 

“Kalau penyebab pasti masih dalam pe­nyelidikan namun, dugaan awal le­baran disebabkan oleh karena pun­tung Rokok, oleh karena awal mula terja­dinya kebakaran tepat di sekitar Gasebo dimana tempat tersebut me­rupakan tempat istirahat melepaskan lelah perjalanan kegiatan masyarakat pada saat pergi ke hutan dan kembali dari hutan,”jelas Kasi Humas Polresta Pulau Ambon, Ipda Jane Luhukay, ke­pa­da wartawan, di Ambon Rabu (21/1). 

Kasi Humas menjelaskan, peristiwa Karhutla ini diketahui warga dan dilaporkan kepada Wakil Ketua Susun Haria Perat, Ateng Souisa. Saksi kemudian menuju tempat dimaksud untuk mengecek kebenaran informasi yang didapat. Sesampainya dilokasi saksi mendapati bahwa benar telah terjadi kebakaran yang mana saksi melihat ada 2 titik, tepatnya di belakang Gasebo atau tempat istirahat dan di sekitar tugu salib. 

“Setelah mendapatkan adanya kebakaran itu saksi kembali untuk meminta bantuan dan juga saksi menghubungi kepala pemerintah negeri Haria untuk memberitahukan bahwa telah terjadi kebakaran,” jelas Luhukay mengutip keterangan saksi. 

Warga yang mendapat informasi kebakaran langsung berkumpul dan menuju lokasi yang sudah dipenuhi kepulan asap tebal di sertai api besar. 

Dikarenakan medan yang ada pada lokasi sedikit menanjak warga baru tiba beberapa jam setelah kejadian.

“Jam setengah 11 malam baru warga tiba, saat itu api telah menyebar di beberapa titik akibat tiupan angin, sehingga meluas ke area sekitar dan api cepat menyebar dengan radius ± 2 hektar,” ungkapnya. 

Upaya warga dan aparat setempat  yang melakukan pemadaman dengan alat seadanya membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke pemukiman warga. 

“Sekitar pukul 22.45 WIT, api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman serta terkendali dan warga telah kembali ke Negeri Haria Perat,” tandasnya.(S-10)

BERITA TERKAIT