AMBON, Siwalima.id - Rumah milik Daim Baco Rahawarin, salah satu komisioner Bawaslu Maluku, yang berada di Dusun Mangonde, Desa Tual, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Maluku, Kamis (11/6) dini hari dilempari bom molotov.
Rahawarin saat dikonfirmasi Siwalima melalui telepon selulernya, sesaat setelah kejadian itu membenarkan, kalau rumahnya dilempari dua buah bom molotov.
Rahawarin menuturkan, peristiwa tersebut diketahuinya sekitar pukul 00.11 WIT saat diberitahukan oleh keluarga di rumah melalui telepon dan setelah dilakukan pengecekan, ditemukan adanya dua benda yang diduga bom molotov yang dilemparkan ke rumahnya.
“Satu bom meledak di bagian pintu depan rumah dan sempat menimbulkan kebakaran, namun berhasil dipadamkan oleh keluarga yang berada di rumah. Sementara satu bom lainnya yang mengenai jendela kamar tidak sempat meledak,” beber Daim.
Ia mengaku, berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), terlihat adanya aksi pelemparan ke arah rumahnya. Lemparan pertama mengenai pintu utama rumah, sedangkan lemparan kedua mengarah ke jendela kamar.
Meski demikian, jumlah pelaku yang terlibat belum dapat dipastikan, karena rekaman CCTV tidak memperlihatkan secara jelas identitas maupun jumlah orang yang melakukan pelemparan. “Kalau dilihat dari CCTV memang terlihat ada pelemparan, tetapi tidak diketahui berapa jumlah pelakunya,” ungkap Daim.
Daim mengaku, tidak berada di rumah saat kejadian karena sementara di rumah sakit bahkan motif pelaku juga tidak diketahuinya.
“Saya tidak tahu siapa pelakunya. Saya merasa tidak memiliki musuh dan tidak pernah punya persoalan dengan siapa pun,” tandas Daim.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Tual dan langsung mendapat respons dari aparat kepolisian. Pada malam kejadian, petugas mendatangi lokasi, memasang garis polisi dan melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara.
Tim identifikasi dari Polres Tual juga telah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti dan mendalami kasus tersebut.
“Saya sudah melapor ke Polres Tual dan memberikan kepercayaan penuh kepada kepolisian. Semoga pelaku segera ditangkap dan motifnya bisa terungkap,” harap Daim.
Sementara itu, Kaur Penmas Bidang Humas Polda Maluku, AKP Imelda Haurissa yang dikonfirmasi Siwalima mengaku, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak Polres Tual.(S-25)