SIWALIMA.id > Berita
Usman Kesal Dokter Gigi Hanya Terpusat di Ambon
Daerah | Senin, 13 April 2026 pukul 14:07 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua Umum PB PDGI Usman Sumantri menjelaskan penyeba­ran dokter gigi belum merata di se­mua kabupaten dan kota di Maluku.

Berdasarkan data, ternyata ada kabupaten yang masih belum memiliki dokter gigi dan parahnya lagi adanya tumpukan dokter gigi di Kota Ambon.

“Coba bayangkan dengan jum­lah penduduk yang hampir 2 juta jiwa, dokter spesialis gigi itu hanya dua. Ini kan tidak adil dan harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan PDGI Maluku,” tegas Usman dalam sambutan ketika melantik pengurus PGI Maluku periode 2025-2030 di Ambon, Jumat (10/4).

Menurutnya minimnya dokter spesialis gigi tentu akan berdam­pak pada aturan BPJS Kesehatan dimana klaim hanya berlaku bagi dokter spesialis, sementara di Maluku masih banyak dokter gigi yang belum spesialis.

Ia meminta BPJS Kesehatan untuk mengkaji kembali kebijakan tersebut sebab akan merugikan masyarakat tidak mampu, karena tidak dapat diklaim ke BPJS Kesehatan jika dilayani bukan oleh dokter spesialis.

“Ini harus ada jalan keluar yang terbaik, karena tidak bisa 2 juta jiwa dilayani 2 dokter gigi spesialis. Tidak masuk akal. Kebijakan itu harus melihat kondisi masyarakat dan daerah juga,” tegas Usman.

Usman pun meminta Pengurus PDGI Wilayah Maluku untuk membuat kajian dan disampaikan ke BPJS Kesehatan agar menjadi bahan pertimbangan untuk perubahan kebijakan.

Dia juga meminta PDGI Wilayah Maluku dan tiga cabang lainnya untuk bekerjasama dengan peme­rintah daerah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Maluku.

Menanggapi itu, Ketua PDGI Wilayah Maluku, Wendy Pelupessy membenarkan apa yang disam­paikan Ketua Umum PB PDGI.

“Masih ada 8 kabupaten dan kota yang belum memiliki cabang PDGI yang disebabkan ketersediaan dokter gigi yang masih minim di 8 daerah,” katanya.

Untuk kabupaten Aru juga belum ada satupun dokter gigi sehingga ini harus menjadi perhatian serius dari Pemda maupun PDGI Wilayah Maluku. “Sebagian besar dokter gigi itu ada di Kota Ambon sebanyak 88 orang. artinya dari sisi persebaran dokter gigi juga masih terpusat di kota Ambon dan Maluku Tengah,” bebernya.

Pemerataan dokter gigi yang be­lum merata menurutnya dibu­tuh­kan dukungan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Ini butuh dukungan dari [pemda untuk melihat ini sehingga memberikan kesempatan kepada dokter gigi untuk mengabdi di daerah-daerah khususnya di pulau- pulau,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Abdullah Vanath berharap keha­diran PDGI Wilayah Maluku dapat membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Pulau-pulau kecil.(S-20)

BERITA TERKAIT