SIWALIMA.id > Berita
Zulkarnain Ajak Dekranasda Beri Kontribusi bagi Pembangunan
Daerah | Kamis, 16 Oktober 2025 pukul 22:36 WIT

MASOHI, Siwalimanews – Bupati Zulkarnain Awat Amir mengajak seluruh pengurus  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) ikut berkontribusi membangun Kabupaten Maluku Tengah.

Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya dan kearifan lokal.

“Peran Dekranasda tidak hanya menjaga eksistensi produk kerajinan, tetapi juga harus mampu mendorong para pengrajin agar naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas dan  menjadi lokomotif penggerak ekonomi kreatif,” pinta Zulkarnain dalam sambutan usai melantik pengurus baru Dekranasda Malteng di Baileo Soekarno, Masohi, Rabu (15/10).

Bupati mengungkapkan pelantikan pengurus baru merupakan momentum awal bagi Dekranasda untuk mengukir prestasi dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Menurutnya banyak potensi kerajinan di Malteng yang belum tergarap maksimal. Ia yakin dengan kepengurusan baru dapat menggali dan mengembangkan produk unggulan daerah yang memiliki identitas budaya kuat, dengan inovasi, kolaborasi, serta pemasaran digital yang tepat.

“Saya yakin produk-produk kita bisa mendunia,” ujar Zulkarnain.

Pemerintah daerah lanjutnya akan terus memberikan duku­ngan penuh terhadap keberada­an dan program Dekranasda.

“Pengrajin kita memiliki potensi luar biasa, baik dari keterampilan maupun nilai budaya. Mari jadikan Dekranasda sebagai payung bersama tempat tumbuhnya inovasi, kolaborasi, dan penguatan jati diri budaya bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan pihaknya tengah mempersiapkan langkah strategis untuk mempromosikan produk-produk unggulan daerah di tingkat nasional. Salah satunya dengan memanfaatkan anjungan provinsi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Baby menjelaskan, dirinya telah meninjau langsung anjungan tersebut dan menemukan potensi besar untuk memperkenalkan berbagai produk dan budaya Maluku kepada pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara.

“Anjungan Maluku di TMII lengkap dengan baileo dan fasilitas lainnya. Banyak tamu internasional yang singgah di sana. Sayang kalau peluang ini tidak dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi daerah seperti tenun, batik, dan kerajinan tangan khas Maluku,” ungkapnya.

Ia juga berencana mengundang seluruh ketua Dekranasda kabupaten kota ke Jakarta, agar dapat melihat langsung kebutuhan dan peluang promosi di anjungan tersebut.

Selain itu, Baby menyoroti pentingnya kolaborasi lintas daerah untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif, terutama dalam menghadapi kendala anggaran.

“Kami berharap ada kerja sama dari pemerintah kabupaten kota untuk membantu mengembang­kan UMKM dan potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi, agar bisa dipromosikan di event-event nasional,” tandasnya. (S-17)

BERITA TERKAIT