SIWALIMA.id > Berita
Pangkat Rishyant Jadi Brigpol Anumerta
Daerah | Rabu, 24 Juni 2026 pukul 14:21 WIT

AMBON, Siwalima.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menganugerahkan kenaikan pangkat luar biasa anumerta atau KPLBA kepada Briptu Ananda Rishyant Tutupoho yang gugur saat berupa­ya menyelamatkan seorang pelajar yang tenggelam di perairan Pantai Nirun Lear Ngursoin, Kota Tual.

Penghargaan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Kapolri Nomor: Kep/901/VI/2026 tanggal 22 Juni 2026.

Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto mengatakan, dengan kepu­tu­san itu, pangkat almarhum dinaik­kan dari Briptu menjadi Brigadir Polisi Anumerta.

Ia mengatakan kenaikan pangkat anumerta, merupakan bentuk peng­hormatan negara atas pengorbanan luar biasa yang ditunjukkan almar­hum.

“Brigpol Anumerta Rishyant Tutu­poho adalah pahlawan kemanusiaan. Ia gugur ketika mempertaruhkan nya­wanya untuk menyelamatkan seorang anak bangsa. Pengorbanan seperti inilah yang menjadi makna sejati pengabdian seorang Bha­yang­kara,” kata Dadang dalam kete­rangan tertulisnya, Selasa (23/6).

Menurutnya, tindakan almarhum mencerminkan nilai kemanusiaan dan pengabdian yang menjadi dasar tugas anggota Polri dalam melayani masyarakat.

“Ia tidak berpikir tentang kesela­ma­tannya sendiri ketika melihat masyarakat membutuhkan pertolo­ngan. Keberanian dan ketulusan seperti ini merupakan teladan bagi seluruh anggota Polri,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Kapolda Maluku bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku mendatangi rumah duka almarhum di kawasan Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang menyampaikan belasung­kawa kepada keluarga dan mene­gaskan Polri kehilangan salah satu putra terbaiknya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Uma­sugi menyebut keputusan Ka­polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta merupakan bentuk penghargaan negara terha­dap dedikasi dan keberanian almar­hum.

“Pengorbanan almarhum menun­jukkan bahwa tugas kemanusiaan merupakan bagian yang tidak terpi­sahkan dari pengabdian anggota Polri kepada masyarakat,” kata Rositah.

Polda Maluku juga memberikan penghormatan kepada Serda Rangga S. yang turut gugur dalam upaya penyelamatan tersebut.

Ia menyebut pengorbanan kedua aparat negara itu menjadi teladan tentang keberanian, kepedulian dan ketulusan dalam menolong sesama.

Kisah Brigpol Anumerta Rishyant Tutupoho dan Serda Rangga S. men­jadi pengingat bahwa pengab­dian kepada masyarakat tidak hanya hadir dalam tugas kedinasan, tetapi juga dalam panggilan kemanusiaan yang menuntut keberanian dan pengorbanan.

Untuk diketahui, Brigpol Anu­merta Rishyant Tutupoho mening­gal dunia saat melakukan aksi penyelamatan terhadap korban Opy Hanubun (16) yang merupakan seorang pelajar.

Korban terseret arus laut di kawasan wisata Pantai Nirun Lear Ngursoin, Kecamatan Kei Kecil Selatan, Kota Tual, Minggu (21/6) sekitar pukul 14.40 WIT.

Saat kejadian, Rishyant bersama seorang prajurit TNI Angkatan Udara, Serda Rangga terjun ke laut untuk menolong korban. Namun de­rasnya arus dan tingginya gelom­bang menyebabkan keduanya ikut terseret ombak hingga meninggal dunia.(S-25)

BERITA TERKAIT