SIWALIMA.id > Berita
Bank Maluku & Pemkab MBD Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah
Online | Rabu, 29 Oktober 2025 pukul 16:15 WIT

AMBON, Siwalima.id - Bank Maluku-Malut bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, berkolaborasi guna memperkuat digitalisasi keuangan daerah.

Hal ini ditandai dengan launching implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI Online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) yang berlangsung di Jakarta, Selasa (28/10) kemarin.

Direktur Utama Bank Maluku-Malut Syahrisal Imbar mengungkapkan, peluncuran implementasi SIPD online dan KKPD ini, merupakan wujud konkret sinergi antar lembaga dalam mendorong digitalisasi keuangan daerah.

"Kolaborasi ini bukan hanya sekadar proyek teknologi, tapi langkah nyata membangun ekosistem tata kelola keuangan daerah yang modern, efisien dan akuntabel," tulis Syahrisal dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Rabu (29/10).

Pemkab Maluku Barat Daya, menjadi kabupaten pertama di Provinsi Maluku yang berhasil mengimplementasikan SIPD online dan KKPD secara terpadu bersama Bank Maluku-Malut sebagai bentuk tansformasi digital dibidang tata kelola keuangan daerah.

Apa yang dilakukan Pemkab MBD ini, menunjukkan komitmen luar biasa dari bupati dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan modern.

"Kami tidak akan berhenti di Maluku Barat Daya. Dukungan ini akan diperluas ke seluruh kabupaten dan kota di Maluku dan Maluku Utara agar seluruh pengelolaan kas daerah," jelas dia.

Syahrisal menegaskan, pihaknya berkomitmen menjadi mitra strategis seluruh pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur keuangan yang andal, aman dan sesuai dengan arah kebijakan nasional digitalisasi daerah.

Disisi lain, Bank Maluku-Malut, tengah menyiapkan berbagai inovasi digital seperti cash management system (CMS), virtual account, dashboard monitoring transaksi daerah secara real time dan perluasan kanal pembayaran non tunai untuk pajak dan retribusi daerah.

Inovasi digitalisasi dibidang keuangan ini, merupakan bentuk kontribusi nyata Bank Maluku-Malut dalam memperlancar transaksi keuangan yang aman dan andal.

"Kita akan terus berinovasi sebagai bentuk dukungan terhadap perluasan akses keuangan dan solusi untuk wilayah kepulauan," tandas Syahrisal.

Masih dalam rilis itu, Pj Sekda MBD Daud Reimialy menambahkan, kondisi geografis MBD yang terdiri dari pulau-pulau kecil, masih menjadi tantangan besar dalam penyaluran dana dan pembayaran gaji pegawai.

Kesulitan akses keuangan di wilayah terpencil seperti ini, menjadi tantangan dalam proses penyaluran dana, terutama gaji ASN dan operasional perangkat daerah karena jarak dan transportasi antar pulau yang minim.

"Kami tentu bersyukur menjadi bagian dari langkah awal membangun sistem terintegrasi ini guna menjadikan proses pencairan dana lebih cepat, aman dan transparan. Kami juga mengapresiasi komitmen Bank Maluku-Malut yang terus mendampingi hingga ke tahap implementasi," ujar Daud.

Transformasi digital ini kata Daud, bukan sekadar perubahan sistem, tetapi perubahan budaya kerja menuju pemerintahan yang terbuka, akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik

“Saya berharap implementasi SIPD Online dan KKPD di MBD menjadi model penguatan pengelolaan kas daerah (RKUD), optimalisasi PAD, serta percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang mendukung tata kelola pemerintahan yang modern dan efisien,” harap Daud.(S-20)

BERITA TERKAIT