AMBON, Siwalima.id – Badan Pusat Statistik menilai kualitas pengelolaan data sektoral di sejumlah organisasi perangkat daerah, masih perlu ditingkatkan agar sesuai dengan standar yang berlaku.
Untuk itu, pembinaan statistik sektoral kepada setiap OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Ambon sangatlah penting.
“Penyediaan data adalah tugas bersama. BPS tidak bisa bekerja sendiri. OPD memiliki peran penting dalam menghasilkan data sektoral yang berkualitas dan terstandar,” ujar Plt Kepala BPS Kota Ambon, Pauline Gaspersz saat membuka Forum Konsultasi Publik Standar Layanan Statistik dan Pembinaan Statistik Sektoral tahun 2026 di aula Kantor BPS Ambon, Selasa (11/2).
Untuk itu kata Gaspersz, melalui kegiatan pembinaan, BPS mendorong peningkatan kapasitas aparatur daerah dalam mengelola, menyajikan dan memanfaatkan data. Hal ini dinilai penting, guna mendukung sistem statistik nasional dan kebijakan pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy).
Sistem pengelolaan data di tingkat kabupaten/kota hingga provins,i dapat terus dikembangkan agar lebih terintegrasi dan akurat.
“Kegiatan ini juga selain sebagai forum evaluasi, forum ini juga menjadi pembinaan statistik sektoral kepada setiap OPD,” ucap Gaspersz.
Ia mengaku, saat ini dunia telah memasuki era berbasis data dimana aktivitas masyarakat di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan platform digital lainnya, menghasilkan jejak data yang dapat dianalisis untuk berbagai kepentingan.
“Semua aktivitas hari ini berbasis data. Preferensi, perilaku, hingga opini publik terekam dalam sistem digital. Pemerintahan juga harus berdiri di atas data agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” tandas Gaspersz.
Sebagai lembaga yang diamanatkan oleh UU Statistik kata Gaspersz, BPS memiliki peran sebagai National Statistical Office (NSO) atau otoritas statistik resmi negara.
Selain itu, BPS juga bertugas menyelenggarakan statistik dasar, statistik sektoral, serta membina penyelenggaraan statistik khusus di luar pemerintah.
“BPS hadir sebagai rujukan publik dalam kegiatan statistik. Kami menjadi lembaga resmi yang memastikan data yang dihasilkan memenuhi standar nasional,” tegas Gaspersz.
Selain sebagai forum evaluasi lanjut Gaspersz, forum ini juga menjadi sarana bagi masyarakat dan pengguna data untuk memberikan masukan terhadap standar layanan BPS. BPS terus berbenah demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Tahun ini BPS Kota Ambon menargetkan peningkatan nilai kinerja dan kualitas layanan. Untuk itu kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masukan dari pengguna data,” ujarnya.
Pasalnya tambah Gaspersz, kolaborasi antara BPS, pemerintah daerah, akademisi, media, dan masyarakat, menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan Kota Ambon yang lebih terarah dan berbasis data yang akurat serta terpercaya.
“Pembangunan Kota Ambon harus didasarkan pada data yang berkualitas. Ini adalah komitmen bersama agar kita bisa maju bersama,” cetusnya.(Mg-1)