SIWALIMA.id > Berita
Bupati Canangkan HUT Kota Masohi dan Banda Festival 2025
Online | Sabtu, 18 Oktober 2025 pukul 03:36 WIT

MASOHI, Siwalimanews – Dua momentum besar menyambut penghujung tahun 2025 resmi digelar Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.

Kedua momen besar itu yakni, HUT Kota Masohi ke-68 yang jatuh pada 3 November nanti dan Banda Heritage Festival 2025 yang akan berlangsung 26-30 November 2025.

Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, secara resmi mencanagkan HUT Kota Masohi, sekaligus melaunching Banda Heritage Festival 2025 di depan Kantor Perpusatkaan Masohi, Jumat (17/10).

Menurut bupati, kedua event besar tersebut membawa satu semangat yang sama, yakni semangat kebudayaan dan kebersamaan.

“Di penghujung tahun ini, masyarakat Maluku Tengah menyambut dua momentum besar yang sangat istimewa dan penuh makna, yakni HUT ke-68 Kota Masohi dan Banda Heritage Festival 2025. Dua event besar ini membawa satu semangat yang sama, satu denyut yang seirama, yaitu semangat kebudayaan dan kebersamaan,” ucap Zulkarnain.

HUT Kota Masohi tahun ini kata bupati, mengusung tema Masohi Berbudaya, Masohi Bersaudara, sementara Banda Heritage Festival mengangkat tema Nafas Budaya, Jejak Sejarah, Pesona Alam.

Kedua tema tersebut, menandakan satu hal penting, bahwa masyarakat Maluku Tengah adalah generasi yang mencintai budaya dan tidak pernah lupa akan sejarah.

“Budaya adalah akar dan sejarah adalah identitas. Dari sinilah Masohi dan Banda memancarkan cahaya keindahan, kebersamaan, dan kebanggaan sebagai jantung Maluku Tengah,” tandas bupati.

Menurut bupati, kedua kegiatan besar itu bukan sekadar pesta seni, lomba atau hiburan semata, melainkan panggilan bagi seluruh masyarakat Maluku Tengah untuk bangkit bersama membangun kebanggaan daerah.

“Dari Pulau Seram sampai Banda, dari Amahai sampai Tehoru, dari Lease, Salahutu sampai Leihitu, mari kita bersatu hati, bahu-membahu dan berpartisipasi aktif menyukseskan HUT ke-68 Kota Masohi dan Banda Heritage Festival 2025,” ajak bupati.

Bupati juga mengingatkan, bahwa momentum ini harus menjadi wadah untuk memperkuat semangat persaudaraan dan mempertegas identitas Masohi sebagai kota perjuangan dan gotong royong.

“Tunjukkan, bahwa Maluku Tengah adalah rumah besar yang damai, berbudaya dan berdaya saing. Tunjukkan bahwa Masohi adalah kota perjuangan, kota gotong royong, kota yang terus tumbuh dengan semangat persaudaraan,” pinta bupati.

Selain kedua event itu, bupati juga mencanangkan sejumlah kegiatan menyambut HUT Kota Masohi, antara lain kerja bakti massal, penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, senam sehat, serta pencanangan car free day di sepanjang Jalan Pattimura setiap hari Minggu.

Menurut bupati, kegiatan-kegiatan tersebut merupakan simbol dari gerakan hidup sehat, lingkungan bersih, dan masyarakat aktif yang sejalan dengan semangat gotong royong khas Kota Masohi.

“Saya yakin, dengan semangat gotong royong Masohi, dengan tekad yang kuat, Maluku Tengah akan maju! Maluku Tengah akan bangkit. Dari Masohi dan Banda, akan bergema pesan kepada Indonesia serta dunia, bahwa di sinilah jantung budaya, sejarah dan peradaban Maluku,” tandas bupati.(S-17)

BERITA TERKAIT