SIWALIMA.id > Berita
Dampak dari Efisiensi, Penangan Ruas Jalan Nasional Hanya Tambal Sulam
Online | Kamis, 11 September 2025 pukul 00:38 WIT

AMBON, Siwalimanews – Akibat kebijakan efisiensi anggaran belanja pada Kementerian PU, mengakibatkan penanganan ruas jalan nasional hanya dilakukan secara tambal sulam.

Kasatker PJN Wilayah I Provinsi Maluku Abdul Hamid Payapo mengaku, saat ini pihaknya terus melakukan penanganan terhadap beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan parah dan mempengaruhi aktivitas masyarakat.

Namun, penanganan ruas jalan yang dilakukan BPJN, khususnya Satker Wilayah I saat ini, hanya sebatas patching atau penambalan sebagai dampak dari kebijakan efisiensi.

“Pekerjaan untuk tahun ini hanya patching-patching saja, sebab kita terkendala efisiensi anggaran. Beberapa ruas itu sudah kita tangani, seperti depan depo Pertamina Waiyame, Underpass Sudirman dan tadi malam di Rijali,” ungkap Payapo kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Rabu (10/9).

Sedangkan untuk ruas jalan Pantai Mardika saat ini kata Payapo, sementara mobilisasi alat berat guna dilakukan penanganan, namun dengan mekanisme holding CAP.

Untuk penanganan ruas jalan Pantai Mardika ini, akan digunakan campuran aspal panas untuk memperbaiki kerusakan permukaan jalan, seperti lubang atau retakan melalui proses penambalan.

“Untuk Pasar Batu Merah, alat berat jauh hari lalu sudah mobilisasi ke lokasi pasar dan pekerjaan yang dilakukan saat ini hanya bisa holding CAP, artinya minimal tahun ini kita penanganan,” jelas Payapo.

Terkait dengan penanganan rekonstruksi jalan, Payapo memastikan,  program rekonstruksi sudah diusulkan untuk masuk penanganannya pada tahun 2026.

“Prinsipnya ditengah efisiensi anggaran kita lakukan langkah penanganan untuk mengurangi tingkat kerusakan jalan akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, termasuk rutin pembersihan saluran sehingga jangan ada genangan di badan jalan,” ucap Payapo.(S-20)

BERITA TERKAIT