SIWALIMA.id > Berita
Demo Mahasiswa di Masohi Berlangsung Tertib
Online | Kamis, 4 September 2025 pukul 06:07 WIT

MASOHI, Siwalimanews – Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kekuasaan Rakyat (Akurat), di Kota Masohi, Rabu (3/9) berlangsung tertib dan damai.

Aliansi mahasiswa ini terdiri dari, Badan Eksekutig Setia Unidar dan BEM Fakultas Hukum Unijar Masohi. Aksi itu dikoordinir Imran Kelian mendatangi Kantor Bupati, Mapolres hingga DPRD Malteng. Aksi ini mengusung isu nasional yakni, penolakan kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR serta sejumlah persoalan daerah, diantaranya pelayanan kesehatan di RSUD Masohi.

Tiba di Knator Bupati dnegan pengawalan ketat aparat kepolisian, ratusan mahasiswa ini disambut Bupati Zulkarnain Awat Amir, Wakil Bupati Mario Lawalata, Sekda Malteng Rakib Sahubawa, Kepala Kesbangpol Nes Noya serta sejumlah pimpinan OPD.

Uniknya, bupati dan jajarannya memilih duduk bersila bersama mahasiswa, untuk mendengarkan setiap tuntutan mereka tanpa memutus orasi yang disampaikan para orator.

“Semua aspirasi kami terima. Apa yang menyangkut isu nasional akan kami teruskan ke pemerintah pusat, sedangkan masalah daerah seperti kesehatan dan pendidikan akan menjadi perhatian serius pemda kami di,” ucap bupati.

Bupati juga mengapresiasi sikap mahasiswa yang menyampaikan pendapat secara tertib.

“Mari kita jaga nilai-nilai demokrasi dengan tidak merusak fasilitas umum,” pinta bupati.

Usai menyerahkan tuntutan mereka ke Bupati, massa kemudian meninggalkan bupati dan jajarannya menuju ke Mapolres Malteng.

Tiba di Mapolres, Kapolres AKBP Hardi MK bersama Wakapolres dan jajaran PJU menyambut ratusan mahasiswa ini dengan senyum. Kurang lebih 12 poin tuntutan mahasiswa, diterima langsung oleh kapolres.

“Saya terima adik-adik semua,  saya berjanji akan menindaklanjutinya sesuai prosedur,” janji kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi sikap santun dan damai mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi mereka, serta mengingatkan, bahwa protes harus dilakukan secara demokratis.

“Mahasiswa adalah kaum intelektual, sehingga setiap kritik harus disampaikan secara profesional dan tetap menjaga keamanan serta kedamaian tanpa merusak apapun. Semua masukan akan kami pelajari, termasuk permintaan penegakan hukum dalam sejumlah kasus yang tadi disampaikan, untuk kemudian ditindaklanjuti,” ucap kapolres.

Usai dari Mapolres, ratusan mahasiswa ini kemudian long march menuju ke ke Gedung DPRD Malteng, tiba disana, mereka disambut Ketua DPRD Herry Haurissa bersama Wakil Ketua Zeth Latukarlutu dan Arman Mualo, serta sejumlah anggota, bahkan para wakil rakyat ini memilih melantai bersama mahasiswa ditengah guyuran hujan.

“Kami punya DNA yang sama dengan adik-adik mahasiswa, yakni untuk kepentingan rakyat, bukan pribadi atau golongan. Semua tuntutan ini akan ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku,” ucap Haurissa.

Haurissa menegaskan, DPRD telah beberapa kali memanggil manajemen RSUD maupun Dinas Kesehatan terkait persoalan layanan kesehatan.

“Kami akan kembali memanggil pihak-pihak terkait untuk meminta pertanggungjawaban mereka,” jelas Haurissa.

Haurissa juga memberikan apresiasi terhadap sikap demokratis dari mahasiswa.

“Kita orang Maluku cinta damai. Protes boleh, tapi tetap dengan cara-cara bermartabat,” tandas Haurissa.

Aksi aliansi mahasiswa di Kota Masohi yang berlangsung hampir seharian itu, berakhir dengan damai, bahkan menjadi potret kontras hubungan rakyat dan pemimpin daerah di Maluku Tengah.(S-17)

BERITA TERKAIT