SIWALIMA.id > Berita
DPRD dan Pemkot Finalisasi Ranperda Smart City
Online | Selasa, 16 September 2025 pukul 01:33 WIT

AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Kota Ambon bersama DPRD menggenjot proses finalisasi Ranperda tentang Pencanangan Ambon sebagai Smart City.

Ketua Pansus II DPRD Kota Ambon Dessy Hallauw, kepada wartawan di Baileo Rakyat Belakang Soya, Senin (15/9) menjelaskan, Pansus II selaku penanggung jawab ranperda ini, telah melakukan tahapan pembahasan sebanyak 4 kali terkait dengan materi dan substansi.

“Setelah tahapan pembahasan, kita beri kesempatan Diskominfo untuk memaparkan kepada masyarakat agar bisa menanggapi materi atau substansi daripada ranperda tersebut lewat uji publik yang sudah dilakukan dan hasilnya uji publik mendapat tanggapan positif dari masyarakat,” ujar Hallauw.

Menurutnya, dari segi kesiapan infrastruktur maupun sumber daya manusia, Kota Ambon sangat siap untuk selenggarakana Ambon Smart City. Hanya saja, untuk sampai ketahap tersebut, diperlukan kolaborasi lintas OPD.

“Pencanangan smart city ini bukan hanya tugas Diskominfo, ini tangung jawab OPD-OPD terkait seperti Dinas Pariwisata, untuk bagaimana bisa mempromosikan Smart Branding dan Dinas Sosial untuk berlakukan smart society. Oleh karena itu, sudah saya tekankan kepada semua OPD terkait, supaya nantinya bisa membantu Diskominfo dalam penyelenggaraan ini, karena kita tahu bersama Diskominfo hanya wadah penampung,” tandas Dessy.

Sementara itu, Kadis Kominfo dan Persandian Kota Ambon Ronald Lekransy menjelaskan, untuk menuju Ambon sebagai smart city, terdapat sejumlah elemen yang disiapkan, mulai dari struktur, infrastruktur dan suprastruktur.

Elemen struktur yakni, berbicara tentang bagimana tata kelola pemerintahan yang baik, dinamis, responsif yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat. Sementara infrastruktur dan suprastruktur mencakup semua kebutuhan pelayanan, termasuk jalan dan jembatan yang baik, serta tidak ada daerah yang terisolasi.

“Lembaga Penelitian dan SDM menilai, Ambon ada pada level survival, artinya bahwa, kesiapan infrastruktur digital di Ambon hari ini sudah ada pada alur dan arah yang benar serta sudah berdampak pada hampir sebagian besar dimensi pelayanan publik di kota ini,” ucap Lekransy.

Penilaian yang dilakukan lanjut Lekransy, mencakup literasi digital, management data, big data serta  bagaimana proses menuju Ambon Smart City, serta tentang management.

“Kita,bersyukur bahwa ada orang dari luar menilai kita secara profesional dan itu memberikan informasi ke kita soal kesiapan kita hari ini dari segi infrastruktur teknologi informasi,” tandas Lekransy. (S-10)

BERITA TERKAIT