AMBON, Siwalima.id - PT Maluku Energi Abadi (MEA) bersama PT Pelabuhan Tanjung Priok sepakat jejaki kerja sama pembangunan shorebase guna mendukung pengembangan blok Abadi Masela.
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan MoU tentang Plan Of shorebase operation support blok Masela - Inpex antara Direktur Utama PT MEA, Sam Latuconsina dengan Direktur Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Indra Hidayat Sani di Kantor Pelindo Ambon, Selasa (3/3).
Shorebase merupakan fasilitas pusat logistik di tepi laut yang nantinya dibangun guna mendukung operasional pengembangan Blok Masela.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang manjadi saksi penandatanganan MoU tersebut menyambut baik kesepakatan yang telah terbangun antara dua mitra tersebut.
“Sebagai saksi, saya menyaksikan langsung penandatanganan MoU antara MEA dan PT Pelabuhan Tanjung Priok, terkait rencana pembangunan shorebase Blok Masela di Tanimbar,” ucap Gubernur kepada wartawan.
Gubernur bilang, PT pelabuhan Tanjung Priok merupakan anak perusahaan PT Pelindo yang selama ini sangat berpengalaman di bidang pembangunan, pengelolaan dan operasional shorebase migas.
Karenanya sangat wajar jika PT Maluku Energi Abadi menggandeng PT Pelabuhan Tanjung Priok sebagai mitra strategis, untuk menyiapkan fasilitas pendukung logistik jelang beroperasi Blok Masela.
Gubernur menegaskan sebagai Kepala daerah Maluku, dirinya tidak menginginkan Maluku hanya sebagai penonton dalam pembangunan proyek pengembangan Blok Masela.
Sebaliknya, Provinsi Maluku harus berpartisipasi aktif ikut serta dalam pengembangan Blok Abadi, bukan karena Pemrov memiliki PI 10 persen tetapi karena blok itu ada di Maluku maka wajar jika pemerintah ingin dilibatkan. “Kita apresiasi dan berterima kasih kepada jajaran pimpinan Inpex dan SKK migas yang sepaham untuk melibatkan partisipasi perusahaan daerah dalam pengembangan blok Masela,” tegas Gubernur.
Gubernur berharap kerja sama antara PT Pelabuhan Tanjung Priok dengan PT Maluku Energi Abadi dapat memberikan manfaat secara komersial kepada dua belah pihak.
Sementara itu, Direktur Utama Pelabuhan Tanjung Priok Indra Hidayat Sani mengatakan, konsekuensi dari kerja sama tersebut pihaknya akan fokus menyiapkan SDM khususnya keaslian dan fasilitas pendukung.
PT Pelabuhan Tanjung Priok kata Indra saat ini sudah melakukan kegiatan shorebase di Lhokseumawe dan juga shorebase di pelabuhan Banyuwangi dan Jakarta
“Dengan kerja sama ini nantinya ada modal dari kami misalnya untuk penyiapan alat, pembangunan infrastruktur dan sebagainya termasuk akan berupaya mengundang investor luar supaya masuk ke Maluku agar pemasukan ke Maluku,” ucap Indra.
Indra mengaku realisasi kerja sama ini akan dilakukan paling lambat satu bulan dari sekarang dengan tetap berkomunikasi bersama investor yang akan bersama-sama membangun shorebase guna mendukung Blok Masela. “Kita sudah ketemu beberapa calon investor yang nantinya harus dibahas lebih lanjut dengan PT Maluku Energi Abadi,” tambah Indra.(S-20)