AMBON, Siwalima.id - Polda Maluku mengerahkan kurang lebih 305 personel gabungan dalam operasi pemberantasan penyakit masyarakat dengan sandi Salawaku 2026, guna menjaga kamtibmas menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah.
Operasi tersebut diawali dengan apel gelar pasukan yang dipimpin Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Rabu (28/1) kemarin.
Kapolda pada kesempatan itu mengatakan, Operasi Pekat Salawaku 2026, difokuskan pada penanggulangan berbagai penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan, seperti peredaran minuman keras ilegal, perjudian, prostitusi, premanisme, narkoba, serta kejahatan jalanan.
“Minuman keras ilegal masih menjadi salah satu faktor dominan pemicu tindak pidana kekerasan. Dampaknya bisa meluas, mulai dari konflik sosial, kecelakaan lalu lintas, hingga kekerasan dalam rumah tangga,” ucap kapolda.
Menurut kapolda, operasi ini tidak semata-mata mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga mengutamakan langkah preemtif dan preventif agar tercipta hasil yang berkelanjutan.
Operasi ini, melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari TNI, pemda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga para raja negeri di wilayah hukum Polda Maluku.
“Keberhasilan menjaga kamtibmas, bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tandas kapolda.
Selain menjaga stabilitas keamanan jelang Ramadhan, kapolda menegaskan, Operasi Pekat Salawaku juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama pembangunan. Tanpa rasa aman, sektor ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat tidak akan berkembang secara optimal,” ujar kapolda.
Kapolda juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat, agar menjalankan tugas secara profesional, humanis dan berintegritas, serta menghindari tindakan arogan di lapangan.
Ia juga mengajak masyarakat Maluku, untuk berpartisipasi aktif menjaga keamanan lingkungan sebagai investasi sosial bagi masa depan generasi muda.
“Mari kita jaga Maluku bersama demi masa depan yang lebih baik,” ajak kapolda.
Operasi Pekat Salawaku 2026 menjadi salah satu upaya Polda Maluku menekan penyakit masyarakat yang dinilai tidak hanya sebagai persoalan hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia dan stabilitas sosial di wilayah kepulauan.(S-25)