AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa memastikan, akan mempertimbangkan aspirasi masyarakat Desa Lermatang di Kabupaten Tanimbar terkait harga tanah, untuk pengembangan blok Abadi Masela.
Gubernur mengaku, ketersediaan lahan merupakan salah satu indikator penting, guna memastikan proyek raksasa pengembangan blok Abadi Masela dapat segera beroperasi.
Pemerintah provinsi Maluku, telah membentuk tim terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK), untuk menyelesaikan persoalan lahan yang dibutuhkan guna pengembangan blok Masela. Kementerian Kehutanan juga, telah memberikan persetujuan pelepasan kawasan hutan untuk areal Blok Masela di darat atau onshore seluas 662 hektar, artinya dari sisi perizinan telah dikantongi.
Namun mengingat diatas tanah tersebut selama ini telah ada aktivitas masyarakat, maka penyelesaian dampak sosial kemasyarakatan harus dilakukan sesuai dengan aspek keadilan.
“Pelepasan kawasan hutan kan sudah disetujui tapi kan ada masyarakat yang mendiaminya, maka harus kita tangani secara baik,” ucap HL sapaan akrab Gubernur Maluku kepada wartawan di Kantor Gubernur, Jumat, (6/3).
Menurut HL, dalam menentukan besaran harga atas lahan tersebut, tentu pemerintah daerah akan mendengar setiap aspirasi yang disampaikan, dengan tetap menyesuaikan dengan aturan.
Bagi pemerintah daerah, yang terpenting proyek strategis nasional ini tidak terkendala lahan dan masyarakat tidak dirugikan, artinya sama-sama diuntungkan.
“Nanti tim terpadu akan mendatangkan appraisal untuk menghitung harga tanah yang pantas dan kita akan sesuaikan dengan apa yang menjadi aspirasi masyarakat setempat,” cetus HL.
HL menegaskan, jika berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak Inpex sebagai kontraktor pengembangan blok Masela, maka tentu direncanakan akhir April nanti, sudah ada peletakan batu pertama, dengan demikian, persoalan tanah harus diselesaikan secepatnya.
Jika persoalan lahan sudah clear, maka pembangunan pengembangan blok Masela dapat berjalan dengan lancar.
“Blok Masela ini salah satu PSN yang akan memberikan manfaat besar bagi Maluku, jadi sebagai gubernur saya mohon dukungan dan perhatian semua stakeholder agar dapat membantu mempercepat realisasinya sesuai kewenangan yang dimiliki,” himbau HL. (S-20)