AMBON, Siwalima.id - Sejumlah besar wilayah di Kabupaten Buru Selatan belum terkoneksi dengan jaringan telekomunikasi selama bertahun-tahun.
Kondisi ini membuat warga kesulitan berkomunikasi dengan sanak saudara di wilayah yang lain.
Kadis Kominfo Maluku, Titus Renwarin mengaku persoalan telekomunikasi pada beberapa daerah di Maluku hingga saat ini masih menjadi tantangan serius yang harus diatasi.
Gubernur katanya berulang kali menekan agar jajarannya membangun komunikasi dengan pihak provider, guna memastikan persoalan jaringan telekomunikasi dapat diatasi.
“Kita akui masih ada begitu banyak daerah di Maluku yang tanpa sinyal atau blank spot,” Katanya kepada wartawan di Kantor Gubernur, Senin (18/5).
Setelah melakukan komunikasi dengan salah satu operator jaringan telekomunikasi, ia memastikan tahun 2026 wilayah blankspot akan dibangun fasilitas penunjang.
“Pihak Telkomsel telah menyatakan komitmennya di tahun ini ada daerah tanpa sinyal di Maluku yang menjadi fokus untuk disediakan fasilitas penunjang jaringan telekomunikasi di Kabupaten Bursel,” jelasnya.
Pembukaan jaringan baru di Buru Selatan juga lanjutnya untuk menindaklanjuti keluhan pemerintah daerah mengenai daerah blank spot.
Untuk proyek pengembangan infrastruktur digital ini, ia memastikan terdapat dua menara atau tower baru yang telah dibangun di bursel guna memastikan kelancaran operasional ke depan.
Ia juga meminta dukungan dari Pemda Bursel khususnya dalam proses kelanjutan operasional hingga peresmiannya nanti.(S-20)