AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena pimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Kapitan Pattimura ke-209 di Pattimura Park, Kota Ambon Senin (18/5).
Hadir dalam upacara tersebut Wakil Gubernur, Abdullah Vanath, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Maya Lewerissa, unsur forkopimda provinsi dan kota, pimpinan OPD, para raja, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Prosesi sakral diawali dengan penyerahan obor dari Raja Batu Merah, Ali Hatala kepada walikota. Obor tersebut kemudian digunakan untuk menyalakan obor induk di depan Patung Kapitan Pattimura.
Setelah itu, Walikota bersama wakil gubernur melakukan peletakan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa perjuangan sang pahlawan nasional.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengaku sosok Kapitan Pattimura sebagai simbol keberanian, harga diri, dan semangat juang rakyat Maluku dalam melawan penjajahan.
“Kapitan Pattimura menunjukkan kepada dunia bahwa rakyat Maluku memiliki martabat dan semangat juang yang tidak pernah dapat ditaklukkan. Beliau berjuang demi masa depan generasi penerus agar dapat hidup lebih baik, merdeka dan bermartabat,” kata gubernur dalam sambutan yang dibacakan Wattimena.
Gubernur juga mengajak masyarakat merefleksikan nilai perjuangan Pattimura dalam kehidupan masa kini.
Menurutnya, semangat perjuangan belum sepenuhnya hidup jika masyarakat masih mudah terpecah karena perbedaan, enggan bekerja keras, atau membiarkan kemiskinan dan ketertinggalan terus terjadi.
“Kalau hari ini kita masih mudah terpecah karena perbedaan, berarti kita belum sepenuhnya meneladani Pattimura. Kalau kita masih malas bekerja dan takut bersaing, berarti api perjuangan itu belum benar-benar menyala dalam diri kita,” katanya.
Ia menyebut medan perjuangan saat ini telah berubah. Jika dahulu perlawanan dilakukan dengan parang, salawaku dan kekuatan fisik, maka tantangan zaman kini harus dijawab melalui pendidikan, inovasi, kerja keras, dan persatuan.
“Kita harus melawan kebodohan dengan pendidikan, kemiskinan dengan kerja keras, keterbelakangan dengan inovasi, perpecahan dengan semangat persaudaraan, serta ketidakadilan dengan keberpihakan nyata kepada rakyat,” tegasnya.
Dalam sambutannya, gubernur juga menyoroti sejumlah agenda strategis nasional yang dinilai menjadi peluang besar bagi kemajuan Maluku, seperti pengembangan kilang gas alam Blok Masela, pembangunan Maluku Integrated Port, serta perjuangan pengesahan RUU Daerah Kepulauan.
Ia menilai, keberhasilan agenda-agenda tersebut sangat bergantung pada sinergi, kerja keras, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Menutup sambutan, gubernur mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Pattimura sebagai momentum memperkuat persatuan, komitmen pembangunan, dan kebanggaan terhadap identitas daerah.
“Mari jadikan peringatan Hari Pahlawan Kapitan Pattimura sebagai momentum emas untuk memperkuat tekad, komitmen dan persatuan kita. Jangan pernah merasa kecil menjadi orang Maluku. Justru kita harus bangga menjadi orang Maluku,” pungkasnya.
Puluhan Personel Dikerahkan
Sementara itu, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengerahkan puluhan personel untuk mengamankan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 di Pattimura Park, Senin (18/5).
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Jane Luhukay, kepada wartawan di Mapolresta Ambon, Senin (18/5) mengatakan, pengamanan dilakukan secara maksimal guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar.
“Personel kami dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan di sekitar lokasi kegiatan agar seluruh tahapan upacara berlangsung aman, tertib dan kondusif,” ujar Luhukay.
Menurutnya, pengamanan yang dilakukan merupakan bentuk dukungan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus menghormati perjuangan Kapitan Pattimura sebagai pahlawan nasional asal Maluku.
“Momentum ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus menjaga persatuan dan semangat perjuangan dalam membangun daerah,” katanya.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Yoga Putra Prima Setya juga turut hadir bersama jajaran pejabat TNI-Polri serta Pemerintah Provinsi Maluku.
Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 berakhir sekitar pukul 09.05 WIT dan dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. (S-30/S-10)