SIWALIMA.id > Berita
Mendikdasmen Dorong Pemda Perbaiki Mutu Pendidikan
Pendidikan | Rabu, 5 November 2025 pukul 14:58 WIT

MASOHI, Siwalima.id - Kementerian Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pemerintah daerah untuk memperbaiki mutu pendidikan khususnya di kabupaten Maluku Tengah.

Mandikdasmen Abdul Mu’ti, menyebut teknologi digital menjadi kunci penting untuk menjangkau siswa dan guru di wilayah sulit.

“Kami di kementerian juga telah membuat kebijakan agar dalam seminggu, ada satu hari khusus bagi guru untuk belajar dan mening­katkan kompetensi, bukan menga­jar,” jelas Mu’ti melalui layar Zoom Meeting, Selasa (4/11). 

Untuk memajukan pendidikan yang bermutu, ia juga mengajak masyarakat agar turut mendorong semangat belajar anak-anak, bukan hanya di sekolah tetapi juga di ru­mah bahkan di kebun. 

“Dengan partisipasi semua pihak, anak-anak kita akan tumbuh dengan semangat dan cita-cita yang tinggi,” tambahnya.

Kesempatan yang sama, Mu’ti juga menyapa dan memberi sema­ngat kepada para guru yang meng­abdi di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. 

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian menyampai­kan pihaknya tengah memper­juangkan pemerataan akses pendi­dikan, terutama melalui digitalisasi dan inovasi.

“Komisi X baru saja menuntaskan panja pendidikan di daerah 3T dan marginal. Salah satu rekomendasi kami adalah mendesak pemerintah mempercepat pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang layak dan terintegrasi, termasuk perpustakaan, laboratorium, listrik, air bersih, dan internet,” jelasnya.

Hetifah juga mendorong kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam pendanaan guru non-ASN melalui Dana BOS maupun APBD, serta kolaborasi dengan program relawan pendidikan.

“Kami juga akan memperjuangkan agar anggaran untuk daerah kepu­lauan dan 3T diperkuat, agar benar-benar tepat guna dan tepat sasa­ran,” tandasnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan cita-cita menghadir­kan pendidikan bermutu dan merata diseluruh pelosok Malteng dapat segera terwujud. 

Sementara itu Pemkab Malteng terus berupaya menghadirkan laya­nan pendidikan yang bermutu dan merata bagi seluruh masyarakat, termasuk bagi anak-anak di wilayah pegunungan maupun kepulauan yang tergolong daerah 3T.

Bupati Malteng, Zulkar­nain Awat Amir dalam zoom meeting yang berlangsung pada hari puncak peringatan HUT ke 68 Kota Masohi di kawasan Ina Marina Masohi, Se­nin (3/11) menjelaskan berkomit pe­merintah untuk membangun pen­di­dikan sebagai bagian penting dari tiga visi utama pembangunan daerah.

“Kami ingin membangun sumber daya manusia yang berkualitas, sehat dan terampil dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang ber­sih, efektif, dan berdaya saing. Ke­tiga, meningkatkan kualitas dan kuan­titas infrastruktur serta peng­embangan wilayah,” ungkapnya.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam pemerataan pendidikan di Malteng adalah kondisi geografis yang sangat luas dan didominasi wilayah laut.

“Luas lautan kita mencapai 95 persen, sementara daratan hanya se­kitar 4 persen. Ini tentu mempe­nga­ruhi distribusi guru dan akses pembelajaran,” jelas Zulkarnain.

Ia menuturkan, terdapat 47 ribu pelajar yang tersebar di 395 SD dan 45 Madrasah di seluruh wilayah Malteng. 

Namun, masih banyak kendala yang dihadapi, seperti distribusi guru yang belum merata, kualitas pembelajaran yang belum sesuai kebutuhan, pelatihan guru yang terbatas, dan akses internet yang minim di daerah 3T.

Untuk menjawab tantangan itu, Pemda Malteng menerapkan ber­bagai langkah inovatif, responsif, dan humanis. Salah satunya, mem­buka akses digital melalui layanan internet satelit Starlink.

“Sudah ada 30 unit Starlink yang kami salurkan ke sekolah-sekolah di daerah 3T, namun kami masih sangat membutuhkan dukungan dari peme­rintah pusat agar jangkauannya bisa lebih luas lagi,” ujar Zulkarnain. 

Sukseskan HUT Masohi

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW) XX ikut mensuk­seskan perayaan HUT ke-68 Kota Masohi. 

Kepala BPKW XX, Dody Wiran­to, hadir bersama Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, for­ko­pimda, serta masyarakat Kota Masohi dalam malam pembukaan kegiatan tersebut.

Dalam rilisnya, Selasa (4/11), Dody menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat HUT ke-68 Kota Masohi kepada seluruh masyarakat.

“Kota Masohi merupakan simbol gagasan Presiden Soekarno tentang gotong royong dan kebersamaan. Masohi adalah pesan abadi dari Bung Karno. Kemajuan tidak lahir dari individualisme, melainkan dari semangat kebersamaan,” ujar Dody.

Kepala Subbagian Umum BPKW XX, Stenli Reigen Loupatty juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Malteng dan insan pers yang telah membantu menyebarluaskan informasi pema­juan kebudayaan di wilayah Maluku.

 Ia juga menyoroti capaian BPKW XX di bidang perlindungan budaya, seperti pemugaran Benteng Duurs­tede, sertifikasi aset cagar budaya, penetapan 12 warisan budaya tak benda, serta 7 cagar budaya nasio­nal di Maluku Tengah. 

Ia berharap Pemkab Malteng da­pat memperkuat dukungan melalui regulasi daerah yang mendukung perlindungan dan pemanfaatan aset budaya. “Semoga Kota Masohi men­jadi rumah yang nyaman bagi semua orang, dengan budaya sebagai roh kebersamaan,” ujarnya. (S-17/S-25)

BERITA TERKAIT